Bupati Ibrahim Ali akan Syaratkan Negatif Swab Antigen yang Masuk ke KTT

TANA TIDUNG – Sehari setelah dilantik menjadi Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengawali kegiatannya dengan mengunjungi posko-posko pantau Covid-19 yang ada di desa-desa dengan membagikan masker kepada masyarakat, Sabtu 27 Februari 2021.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengecek kesiapan dan kebutuhan dari setiap posko yang ada di KTT. Serta memberikan pemahaman dan arahan kepada para Kepala Desa dan Ketua RT tentang penanganan dan pengawasan wabah Covid-19.

 

Turut hadir pada kegiatan tersebut Dandim 0914/TNT, Kapolsek, Anggota Dewan, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Tana Tidung

“Menurut informasi yang saya dapatkan, ada beberapa warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetapi masih berkeliaran, ini tentunya perlu peran aktif dari kepala desa dan ketua RT. Sesuai dengan instruksi Presiden, bahwa PPKM mikro itu ujung tombaknya ada di desa. Kepala desa sebagai ketua tim PPKM mikro dan ujung tombaknya itu para relawan dan dibantu oleh para RT,” jelas Bupati

Saat ini pemerintah akan fokus penanganan covid-19, targetnya kasus positif di KTT turun. Jadi pemerintah desa diimbau agar melakukan penanganan dengan benar, jangan sampai ada lagi yang terpapar covid-19.

“Mulai Senin saya akan memberlakukan setiap warga yang masuk di KTT wajib menunjukkan hasil Swab Atigen. Jika tidak ada maka kami yang akan men-swabnya dan jika dia terkonfirmasi positif Covid-19, maka akan langsung ditangani dari Dinas Kesehatan untuk menjalani isolasi di rumah sakit, tidak adalagi karantina mandiri, kita tidak ada kompromi untuk itu,” tegasnya.

Sementara masyarakat yang saat ini menjalani karantina mandiri akan terus dipantau oleh RT setempat. Jangan sampai berkeliaran, termasuk keluarganya sampai hasil swab antigennya keluar. Nantinya pemerintah akan memberikan bantuan sembako agar tidak ada alasan lagi untuk keluar rumah. Dan jika hasil Swab keluarganya menunjukkan terpapar covid-19, maka akan langsung dijemput dan ibawa ke rumah sakit untuk menjalani Isolasi.

“Untuk jalur masuk KTT kita akan jaga semua, seperti pelabuhan dan jalan-jalan masuk KTT lainnya. Kita akan aktifkan kembali posko-posko dan tentunya akan dibantu oleh rekan-rekan dari TNI dan Polri,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Dwi Widdyaswiranata

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *