TANA TIDUNG – Belum mempunyai gedung yang representatif, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Tana Tidung (KTT) masih belum maksimal memberikan pelayanan untuk buku bacaan.
DPK yang sebelumnya menjadi satu dengan Organisasi Tata Laksana (Ortala), dengan adanya aturan baru, maka akan dipisah menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) sendiri.
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Tidung, H. Nurzain,SE mengungkapkan, telah menerima nota dinas dan menempati kantor sementara yang seadanya.
“Sudah ada kantor di Mes Guru, tapi memang belum ada perlengkapan. Saat ini kita masih melakukan pembenahan sebelum kita tempati,” kata H Nurzain.
Menurutnya, untuk triwulan pertama, pihaknya akan memfokuskan untuk pembenahan perangkat, salah satunya anggaran. Selebihnya akan mengikuti instruksi bupati yang baru.
“Saya berinisiatif untuk sementara kami akan menempati kantor sementara dulu, agar sesuai dengan fungsinya sambil dilakukan pembenahan. Karena ini ‘kan OPD baru, jadi harus menyesuaikan dulu,” ujarnya.
Pihaknya harus menyesuaikan dengan kepala daerah yang baru, menunggu visi misi bupati baru dan menyesuaikam agar bisa satu arah dalam menjalan kan pemerintahan nantinya. Ia juga memohon dukungan dari DPRD KTT, terutama untuk kantor baru. Sehingga DPK bisa sejajar dengan dinas lainnya yang sudah lama.
“Berapa hari lalu kami menerima kunjungan DPRD, dan mereka melihat sendiri kantor yang kami tempati sekarang dan melihat langsung kondisi kami sekarang ini. Kami mengharapkan dukungan agar OPD baru ini ada kantor representatif,” ungkapnya.
Pihaknya akan terus menyosialisasikan keberadaan perpustakaan daerah dengan segala fasilitas yang dimiliki, sehingga dapat diketahui masyarakat secara luas.(*)
Reporter: Dwi Widdyaswiranata
Editor: M. Yanudin







