Musim Durian, KTT Dibanjiri Pedagang di Pinggir Jalan

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Beberapa pekan terakhir Kabupaten Tana Tidung (KTT) dibanjiri dengan pedagang buah durian. Diduga buah durian tersebut datang dari daerah tetangga seperti Kabupaten Bulungan.

Kondisi itu terlihat di sepanjang ruas jalan KTT marak pedagang durian, baik di kios maupun di dalam mobil. Uniknya, pedagang buah durian di KTT juga banyak yang berasal dari luar daerah.

Salah seorang pedagang durian Suwardi, berjualan di Pasar Tumpah Sesayap Hilir. Ia mengatakan berasal dari Kabupaten Nunukan dan berjualan durian ketika musimnya tiba. Kesehariannya di Nunukan ialah berjualan bakso.

“Saya berjualan buah durian hanya saat musimnya tiba,” katanya.

Menurutnya, dari berjualan buah durian ini bisa meraup untung lebih. Apalagi saat durian diborong, ia bisa mendapatkan omset 50 persen dari modal yang dikeluarkan .

“Tapi itu masih kotor ya,” sebutnya.

Dalam menjajakan durian, ia mengaku membeli dari Bulungan dan KTT menjadi lokasi jualannya.

“Kalau jualan di pasar tumpah ini baru minggu ini. Tapi kalau untuk di KTT sudah hampir seminggu,” ujarnya.

Adapun durian yang dijualnya memiliki ukuran yang berbeda-beda. Harga yang dibandrol pun menyesuaikan dengan ukuran.

“Kalau untuk harga ya tergantung ukuran, mulai harga Rp 20 ribu per biji paling murah dan paling mahal Rp 150 ribu per biji,” sebutnya

Menurutnya, masyarakat cukup antusias membeli buah duriannya. Sehingga dalam sekali membawa durian untuk dijual, ia bisa membawa pulang keuntungan Rp 3 juta.

“Ya bisa lah nambah penghasilan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Kurniawin

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *