benuanta.co.id, TARAKAN – Upaya pengamanan di Embung Persemaian, Tarakan Barat, membuahkan hasil setelah seekor buaya muara berhasil dievakuasi petugas pada Rabu (21/1/2026) pagi.
Reptil tersebut ditangkap setelah menerkam seorang wanita paruh baya pada Senin (19/1/2026) sore saat sedang beraktivutas di tepi embung. Buaya yang berukuran 2,6 meter ini berhasil diamankan setelah petugas gabungan memasang pancingan di dalam embung.
Penangkapan ini juga dilakukan sebagai langkah antisipasi agar warga sekita embung tetap aman. Sejak pagi hari, petugas melakukan pemancingan di beberapa titik embung untuk memastikan kondisi lokasi tetap aman.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan PMK) Tarakan, Sofyan, mengatakan penangkapan dilakukan melalui koordinasi bersama pihak penangkaran buaya. Proses pemancingan menjadi metode awal yang dinilai paling memungkinkan.
“Kita sudah berupaya melakukan tindakan awal, hasil koordinasi dilakukanlah pemancingan. Pukul 06.30 diperkirakan reptil ini memakan pancing yang dilakukan oleh pak Simon dan rekan-rekan yang ada di penangkaran buaya, dibantu teman-teman Satpol PP dan Pemadam Kebakaran,” ujarnya.
Buaya yang berhasil diamankan diketahui berjenis buaya muara dengan panjang mencapai 2,6 meter dan diameter tubuh sekitar 30 sentimeter. Setelah tertangkap, buaya tersebut langsung dievakuasi untuk menghindari potensi bahaya lanjutan.
Kendati demikian, Sofyan menyebut pihaknya belum dapat memastikan apakah buaya tersebut merupakan satwa yang sebelumnya menyerang warga bernama Theresia. Pasalnya, petugas menduga masih ada buaya lain yang berada di dalam embung.
Sebagai langkah lanjutan, petugas masih memasang sejumlah pancing tambahan di area embung. Tercatat ada lima pancing yang dipasang dengan menggunakan umpan ayam untuk menjaring kemungkinan keberadaan buaya lainnya.
Berdasarkan pengamatan awal, satwa tersebut diperkirakan mengalami luka robek di bagian perut akibat memakan pancing yang dipasang petugas.
Sementara itu, Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pontianak Perwakilan Kaltara, Abdi mengatakan buaya yang sudah di evakuasi selanjutnya akan di serahkan ke pihak pengkaran buaya.
“Selanjutkan paling di titipkan di pengkaran. Sudah (berkoordinasi), pihak penangkaran bersedia menampung,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Yogi Wibawa







