Sehat Mental di Tengah Pandemi Covid–19

Dalam proses kita beradaptasi dan mencari solusi akan ragam masalah yang terjadi pada masa ini, tentu ada kalanya stress dan kecemasan tetap mengganggu. Jadi apa yang harus dilakukan? Dalam proses mencari “coping” untuk menyikapi rasa stress dan cemas, ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk meredakan intensitasnya, beberapa di antaranya :

  1. Beribadah, mendekatkan diri dan meminta perlindungan pada Tuhan YME. Berdasarkan penelitian rasa keagamaan yang kuat memiliki kaitan erat dengan pengurangan rasa stress dan cemas.
  2. Tetap berbagi dan kontak dengan orang terdekat melalui media komunikasi bisa WA, telpon atau videocall untuk berbagi rasa. Hal ini tentu akan mengurangi beban, secara lahirian manusia memang merupakan makhluk sosial.
  3. Pelajari metoda relaksasi dan meditasi sederhana, saat ini sudah banyak aplikasi yang membantu, atau bisa juga dicari di platform media sosial yang terpercaya. Misal, relaksasi pernafasan 4 7 8 atau meditasi yoga.
  4. Melakukan kegiatan menyenangkan, dan memastikan jadwal bebas sosial media pada waktu tertentu. Seperti “ME TIME”.
  5. Konsumsi makanan yang kaya nutrisi dan makanan yang juga dapat meningkatkan hormon – hormon bahagia seperti serotonin, dopamine, endorphin dan oksitosin. Misalnya seperti, coklat, pisang, kacang – kacangan, alpukat dan lain sebagainya.
  6. Memastikan jam tidur yang cukup, hal ini penting bukan hanya untuk menjaga imunitas tapi juga kesehatan mental kita.
  7. Bila kecemasan tidak kunjung mereda dan mengganggu aktifitas sehari – hari, terutama berkaitan jam tidur dan makan jangan lupa segera menghubungi tenaga profesional seperti psikolog untuk mendapatkan tindakan yang tepat.
Baca Juga :  Akses Darurat Dinilai Sulit, Ribuan Warga Ajukan Pelebaran Jalan Belakang BRI

Masih banyak ragam upaya lainnya untuk mengatasi rasa cemas dan khawatir. Namun, pada akhirnya kita harus mengembangkan kepercayaan diri sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki akal sebagai senjata terbaiknya. Kita harus optimis dan yakin akan kemampuan manusia serta perlindungan Tuhan, bahwa kita dapat mengatasi pandemik ini. Dari masa lalu, manusia telah terbukti berhasil melewati ragam krisis dan ragam wabah yang terjadi. Sisanya tinggal kita serahkan dan pasrah kepada Tuhan YME karena salah satu trick untuk meminimalisasi kecemasan adalah kita percaya akan adanya takdir dan takdir Tuhan tentu yang terbaik bagi kita semua.(*)

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *