TARAKAN – Potensi perikanan dan ekosistem perairan yang harus dijaga, Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak mengatakan perlunya penambahan Satuan Kerja di wilayah Kalimantan Utara.
Pelaksana Wilker Balikpapan BPSPL Pontianak, Hetty Priyanti Effendi mengatakan instansi tempat ia berkiprah membangun dunia bahari Indonesia memiliki sentra pelayanan di Pontianak, Kalimantan Barat, namun mencakup wilayah kerja seluruh Kalimantan.
“Jadi kami bekerja dengan fungsi konservasi jenis ikan dan ekosistem di seluruh wilayah perairan Pulau Kalimantan,” ungkap Hetty pada Jumat, 28 Mei 2021.
Hetty menerangkan bahwa BPSPL Pontianak fokus kepada pelaksanaan, pemanfaatan, perlindungan, pelestarian biota laut dan ekosistem perairan.
Pihaknya menilai sektor perikanan terutama yang bergerak dalam perdagangan bukan yang dilindungi semakin bertambah, sehingga dengan adanya satuan kerja maka hal itu akan semakin terawasi.
“Saat ini di Tarakan sudah terdapat 18 pelaku usaha ikan Hiu dan Pari serta juga ada yang usaha ikan Napoleon. Tak hanya itu, pemanfaatan ruang laut juga semakin banyak, sehingga itu menjadi perhatian kami yang akan kami sinergikan bersama pemerintah daerah dan pihak berwenang,” sambung dia.
Hingga saat ini, BPSPL Pontianak masih terus mengawasi perlindungan jenis ikan yang dilindungi dan mendampingi penyusunan wilayah konservasi perairan di Kaltara.(*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







