Satgas Pantas Yonkav 13/Satya Lembuswana Komitmen Jaga Perbatasan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Baru bertugas, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia dari Yonkav 13/Satya Lembuswana memperkenalkan diri kepada insan pers di Nunukan.

Dalam kesempatan itu, Komandan Satgas, Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana, menyampaikan berbagai hal terkait tugas pokok, capaian awal, hingga komitmen dalam menjaga perbatasan dan membantu masyarakat.

Untuk diketahui, Satgas Pamtas Yonkav 13 merupakan satuan pertama yang diterjunkan ke perbatasan Nunukan. Satuan ini diklaim menggunakan alutsista tank dalam pertempurannya.

Sebanyak 300 personel dikerahkan dan ditempatkan di puluhan pos, tersebar mulai dari sektor timur Sebatik hingga wilayah pegunungan Krayan. Setiap pos diperkuat 20 hingga 25 personel yang siaga menjaga kedaulatan negara.

Baca Juga :  Dinkes Lakukan Pengawasan Takjil, Sasar Pedagang di Kelurahan Nunukan timur

“Selain mengamankan garis batas, kami juga punya kewajiban mendukung pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah, serta memberikan bantuan kepada masyarakat setempat ,” ungkap Ikhsan.

Dikatakannya, di awal penugasan di perbatasan, sejumlah pengungkapan penting. Salah satunya pengamanan sekitar 29 jerigen berisi hampir satu ton BBM yang diduga hendak diselundupkan bersama sembako.

Baca Juga :  Sukseskan Pemutakhiran Data Tunggal 2026, Pemkab Sinergi Bersama BPS Nunukan

“Kita juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 66 calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang kemudian diserahkan kepada BP2MI Kaltara,” jelasnya.

Di luar tugas pokok pengamanan, Satgas juga aktif melakukan kegiatan sosial. Saat kebakaran besar melanda Desa Mansalong, Lumbis, beberapa waktu lalu, personel Yonkav 13 turun langsung membantu pemadaman dan pembersihan puing pasca kebakaran.

Ikhasan menegaskan Satgas berkomitmen menjalankan program kemanusiaan, seperti menyediakan pangkalan air galon gratis bagi warga sekitar serta mengadakan edukasi di sekolah-sekolah terkait wawasan kebangsaan dan pentingnya pendidikan.

Baca Juga :  Penyesuaian Jam Layanan Rawat Jalan RSUD Nunukan Selama Ramadan 

“Kami berharap dengan dukungan alutsista dan semangat personel, kami ingin keberadaan Satgas tidak hanya dirasakan dari sisi pengamanan, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat di perbatasan,” jelasnya.

Ia juga berharap, melalui kegiatan coffee morning tersebut, Satgas berharap komunikasi dan sinergi dengan insan pers di Nunukan dapat terjalin lebih erat. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *