Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, TNI-Polri Buka Dapur Umum

TARAKAN – Terpanggil melihat kondisi masyarakat yang terdampak pada wabah viris corona (covid-1), berbagai uapaya di lakukan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat. Seperti yang dilakukan TNI-Polri yang menggelar dapur umum di wilayah masyarakat yang terdampak covid-19 di Tarakan.

Disampaikan Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Perwira Humas Polres Tarakan, Ipda Puji Prasetiyo, dapur umum ini mulai dibuka sejak hari ini, Selasa 14 april 2020 yang didirikan di Jalan Jenderal Sudirman, Depan Kantor Sat Lantas Polres Tarakan, Kampung Bugis.

Baca Juga :  DPRD Tarakan Kawal Pelebaran Jalan di Samping Kantor BRI

Di dapur umum ini personel dari TNI dan Polri memasak nasi bungkus untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat yang terkena dampak covid-19. Nasi bungkus itu lalu dibagikan oleh Kapolres, Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan, Waka Polres dan para Kapolsek.

“Selain diberikan kepada warga kurang mampu, juga yang terkena dampak virus corona. Untuk membantu meringankan beban keluarga yang terkena dampak covid-19,” jelas Ipda Puji Prasetiyo.

Di dapur umum ini yang memasak adalah ibu-ibu dari Bhayangkari dibantu personel Polres Tarakan. Rencananya kegiatan ini akan berlangsung selama 10 hari.

Baca Juga :  Ketergantungan Pasokan Luar Tinggi, Kebutuhan Telur di Kaltara Capai 25 Ribu Ton per Tahun

Terpisah, Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Drs. Indrajit SH melalui Kabid Humas AKBP Berliando SIK menyampaikan, dapur umum ini merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri untuk membantu meringankan beban masyarakat.

Dapur umum ini dibangun di slum area. Yaitu pemukiman padat penduduk yang berpenghasilan rendah, kalangan bawah, yang mata pencaharianya terganggu akibat dampak pandemi covid-19 ini. “Jadi TNI Polri mengadakan dapur umum ini,” terang AKBP Berliando.

Baca Juga :  Disdikbud Kaltara Klaim PT KAI Tak Abaikan Tenaga Lokal, Rutin School Hiring Sejak 2024

Mata pencaharian warga, khususnya yang berpenghasilan rendah ini memang terdampak akibat penerapan social distancing dan physical distancing. Sebab yang biasanya bisa bekerja di luar rumah, mulai dibatasi dengan imbauan tetap di rumah.


“Dengan dibukanya dapur umum ini, semoga bisa membantu meringankan beban mereka. Selain bagi yang kurang mampu, juga yang terdampak covid-19,” jelasnya.(*)

 

Reporter: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *