Pria Paruh Baya Terbujur Kaku di Pondok Kebun, Saku Celana Ada Uang Rp 17,5 Juta

benuanta.co.id, NUNUKAN – Alex Asan Boliama (45) ditemukan terbujur kaku di pondok kebun yang ada di Jalan Sei Fatimah, Kabupaten Nunukan, Senin (27/12/2021) sekitar pukul 18.00 Wita.

Alex diketahui warga Jalan Tanjung RT 20 Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Kapolsek Nunukan Kota IPTU Ridwan Supangat mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat, sehingga tim dari Polsek Nunukan, Unit Reskrim dan Unit Intel bersama dengan unit Pidum dan warga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melaksanakan oleh TKP.

Baca Juga :  Dinkes Lakukan Pengawasan Takjil, Sasar Pedagang di Kelurahan Nunukan timur

Setibanya di TKP, betul saja korban telah meninggal dunia terbujur kaku. Sebelum ditemukan meninggal Alex masih terlihat bermain gitar dan sempat minum kopi. Menurut saksi mata, korban terlihat terakhir kali pada pukul 17.50 Wita.

“Saksi Yosep Bato dan Aco melihat korban sudah meninggal dunia dalam posisi baring,” kata Supangat, Selasa (28/12/2021).

Baca Juga :  2 Raperda Prioritas Dibahas, DPRD Nunukan Fokus pada Perlindungan Anak dan Penguatan Literasi

Lebih lanjut dijelaskan, menurut keterangan dari saksi-saksi korban memang sedang mengalami sakit menahun serta mengalami riwayat gangguan jiwa (ODGJ).

“Walaupun ada keluarga karena kondisinya, sehingga sering jalan tak tentu arah, dia tidur sesukanya,” jelasnya.

Walaupun dia memiliki gangguan jiwa, namun dia dengan gigih mencari uang dengan pekerjaan serabutan. Saat dilakukan pemeriksaan badan korban di temukan uang tunai Rp 17. 547. 000 yang berada dalam kantong celananya.

Baca Juga :  Kamar Bedah Perdana, Pasien RS Pratama Sebatik Kini Tak Perlu Rujukan Operasi ke Luar Daerah

“Tidak di temukan tanda-tanda bekas penganiayaan Kepada korban,” terangnya.

Saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk di semayamkan secara layak. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *