Prabowo: Digitalisasi Pembelajaran Percepat Transformasi Pendidikan

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa digitalisasi pembelajaran menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi pendidikan nasional.

“Ini adalah program kita, sebagai usaha kita, upaya kita untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional kita,” kata Prabowo dalam pidato pada acara peluncuran penggunaan interactive flat panel (IFP) atau smartboard untuk sekolah-sekolah di Indonesia di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin.

Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya kesadaran untuk mengenali tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan, sebagai dasar untuk menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

Presiden juga menggarisbawahi peran pendidikan sebagai unsur utama dalam proses kebangkitan bangsa.

Baca Juga :  Kemenkes Gencarkan Imunisasi Campak dan Rubella Minggu Depan

Prabowo menilai kemajuan suatu negara bergantung pada kemampuan masyarakat dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk melalui sistem pendidikan yang telah berkembang sejak masa sebelum kemerdekaan.

Presiden menyampaikan bahwa pendidikan dan penguasaan sains serta teknologi merupakan fondasi yang menentukan tingkat keberhasilan dan kemakmuran suatu bangsa.

“Kita memahami bahwa pendidikan dan teknologi, science, ilmu pengetahuan adalah kunci keberhasilan, adalah kunci kemakmuran. Tidak ada kemakmuran kalau kita tidak bisa menguasai sains dan teknologi,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Menag Datangi KPK Lapor Dugaan Gratifikasi Fasilitas Jet dari OSO

Kepala Negara menyatakan capaian target Program Digitalisasi Pembelajaran 2025 melalui pemasangan perangkat smartboard atau interactive flat panel (IFP) ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia melampaui ekspektasi awal pemerintah.

“Saya berpikir program ini mungkin butuh satu tahun lebih, tapi ternyata sejak kita canangkan pada Mei, yang mulai ratas itu Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November ini sudah tadi dilaporkan 173.000 panel terpasang,” katanya.

Presiden pun mengapresiasi kinerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas capaian tersebut.

“Saya berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah beserta seluruh jajarannya yang telah berhasil menjalankan program ini dengan luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga :  Mentan Tegaskan Alihkan Anggaran Bagi Daerah tak Serius Cetak Sawah

Presiden Prabowo dalam acara peluncuran program tersebut juga menyebut percepatan ini sebagai salah satu yang terbesar dan tercepat di dunia.

Hingga saat ini, pemerintah mencatat proses pengiriman perangkat smartboard atau interactive flat panel (IFP) telah mencapai 215.572 unit, dengan 172.550 perangkat telah tiba di sekolah-sekolah, sementara 43.022 unit masih dalam perjalanan.

Pemerintah menargetkan seluruh perangkat tersalurkan ke sekolah penerima paling lambat Desember 2025.

Sumber : Antara

 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *