Fraksi DPRD Bulungan Soroti 7 Ranperda, Tekankan Lingkungan, Investasi hingga Kinerja Birokrasi

benuanta.co.id, BULUNGAN – Sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Bulungan menyampaikan beragam pandangan, catatan, dan masukan terhadap tujuh rancangan peraturan daerah (Ranperda) dalam rapat paripurna yang di gelar Senin (6/6/2026).

Meski secara umum menyatakan menerima untuk dibahas lebih lanjut, fraksi-fraksi menekankan sejumlah isu penting, mulai dari pengelolaan lingkungan, peningkatan pendapatan daerah, hingga efektivitas birokrasi.

Fraksi Golkar, misalnya, menyoroti Ranperda Kebun Raya Bundayati sebagai instrumen penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pendapatan daerah.

Fraksi ini menekankan agar pengelolaan kebun raya dilakukan secara profesional, transparan, dan tetap berorientasi pada konservasi keanekaragaman hayati.

Selain itu, Fraksi Golkar juga mendorong agar kebijakan insentif investasi diarahkan pada sektor strategis yang mampu menciptakan lapangan kerja tanpa mengabaikan aspek lingkungan.

Senada, Fraksi Gerindra menilai keberadaan Kebun Raya Bundayati bukan sekadar ruang terbuka hijau, tetapi memiliki peran penting sebagai kawasan konservasi tumbuhan endemik Kalimantan Utara.

Fraksi ini juga mengingatkan bahwa penataan perangkat daerah tidak hanya soal struktur organisasi, tetapi juga harus menyentuh perubahan budaya kerja birokrasi.

Di sisi lain, Fraksi Hanura menekankan pentingnya penyusunan Ranperda yang berorientasi pada prinsip efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Fraksi ini juga meminta agar kebijakan retribusi di Kebun Raya Bundayati dikaji secara matang agar tidak memberatkan masyarakat.

Sementara itu, Fraksi PDIP memandang sejumlah Ranperda, khususnya terkait investasi dan kebun raya, sebagai langkah strategis dalam mendorong pembangunan daerah, pelestarian lingkungan, serta pengembangan ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menanggapi berbagai pandangan tersebut, Ketua DPRD Bulungan, H. Riyanto, menyebut seluruh masukan fraksi menjadi bagian penting dalam proses pembahasan Ranperda.

“Pada intinya, penyampaian dari kepala daerah diterima untuk dibahas lebih lanjut. Pandangan fraksi ini menjadi bahan untuk penyempurnaan dalam tahapan berikutnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah pandangan umum fraksi, DPRD akan melanjutkan ke tahap pembahasan melalui alat kelengkapan dewan.

“Nanti akan dibentuk pembahasan melalui Bapemperda dan komisi-komisi. Semua catatan dan pertanyaan dari fraksi akan dibahas secara detail,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan DPRD melalui fraksi-fraksi.

“Kami mengapresiasi pandangan fraksi-fraksi. Itu menjadi saran bagi pemerintah daerah dan akan kami tindak lanjuti dalam proses pembahasan selanjutnya,” tutupnya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *