TANA TIDUNG – Usai mendaftar ke KPU sekaligus menggelar deklarasi Jumat kemarin, pasangan Ibrahim Ali-Hendrik yang maju pada kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung rencananya akan melakukan tes kesehatan Senin, 7 September 2020. Lalu bagaimana persiapan Ibrahim-Hendrik yang menjalani tes kesehatan di RSUD Tarakan 2 hari mendatang tersebut?
Meski disibukkan menyusun strategi bagi tim pemenangan maupun tim koalisi partai, Ibrahim Ali atau yang hangat disapa Bram ini mengaku, tak lupa juga mempersiapkan kebugaran fisik dan mentalnya melalui olahraga ringan, hingga menjaga asupan makan sebelum berbagai rangkaian tes kesehatan itu dilakukan.
“Ya olahraga, asupan makan juga dijaga. Karena kita (Ibrahim-Hendrik) insyaAllah Senin pagi kita ke RSUD Tarakan untuk tes kesehatan,” ujar Ibrahim Ali kepada benuanta.co.id, Sabtu (5/9/2020).
Berdasarkan syarat dari KPU, setiap pasangan yang akan berkompetisi di Pilkada 2020 ini, diharuskan untuk berpuasa sehari sebelum melakukan tes kesehatan.
“Begitu juga istirahat yang cukup, karena beberapa hari ini kita memang banyak mempersiapkan berbagai hal, jadi ketika tes kesehatan harus benar-benar fit. Tetapi intinya saya dengan Pak Hendrik juga sudah siap untuk melakukan tes itu. Karena kita tes hari Senin, jadi hari Minggu kita juga sudah mulai puasa,” katanya.
“Paling nanti tes kesehatan itu kita medical cek up, kemudian treadmill pastilah cek kesehatan, tes narkoba juga dan lain-lainnya,” tambahnya.
Diwartakan sebelumnya, Komisioner KPU Kaltara Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu, Teguh Dwi Subagyo menyampaikan, pada prinsipnya pemeriksaan tersebut dilakukan setelah bakal pasangan calon mendaftar dan berkas pendaftarnya memenuhi syarat untuk diterima dan selanjutnya diberikan surat pengantar oleh KPU.
“Tapi secara teknis, karena harus ada puasa dan sebagainya. Biasanya kalau mereka mendaftar tanggal 4 maka puasa dulu tanggal 5, baru tes kesehatan. Secara teknis pasangan calon juga mendaftar justru hari-hari terakhir, tanggal 6 September. Dan tes kesehatan ini bersifat final, tidak ada pemeriksaan kesehatan pembanding,” terangnya.
“Kapan berakhirnya, paling lambat tanggal 11 sudah selesai, di situ ada tes kesehatan jasmani dan rohani, psikolog, psikiater, dan bebas narkoba,” tukasnya.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor: M. Yanudin







