PMK Sektor Tarakan Utara dan Timur Masih Kekurangan Kendaraan

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) Kota Tarakan terus melakukan peningkatan kesiapsiagaan layanan melalui peremajaan fasilitas dan armada. Upaya ini dilakukan untuk memastikan respons penanganan kebakaran dan penyelamatan tetap optimal, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat aktivitas tinggi.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan PMK Tarakan, Irwan, S.E., menyampaikan bahwa hingga saat ini PMK Tarakan telah melakukan peremajaan sejumlah armada utama. Ia menjelaskan bahwa peremajaan tersebut mencakup kendaraan pemadam dan kendaraan penyelamatan.

“Untuk fasilitas yang ada di PMK Kota Tarakan, saat ini sudah ada peremajaan armada,” jelasnya, Kamis (1/1/2026).

Irwan merinci, peremajaan armada yang telah dilakukan meliputi tiga unit kendaraan operasional. Dua di antaranya merupakan mobil pemadam kebakaran, sementara satu unit lainnya adalah mobil rescue yang digunakan untuk kegiatan penyelamatan. “Ada tiga unit mobil yang kita remajakan, dua mobil fire dan satu mobil rescue,” katanya.

Baca Juga :  Viral Menu MBG Ramadan, Disdik Tarakan: Kebijakan dari BGN

Selain kendaraan, PMK Tarakan juga melakukan peremajaan terhadap berbagai perlengkapan pendukung operasional. Sejumlah peralatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), selang, dan mesin pendukung lainnya telah diperbarui untuk menunjang kinerja petugas di lapangan.

“Ditambah dengan printilan mesin lain, seperti APAR, selang, dan peralatan lainnya, itu juga sudah diremajakan,” paparnya.

Meski demikian, Irwan mengungkapkan peremajaan armada belum merata di seluruh wilayah layanan PMK Tarakan. Ia menyebut sektor utara, khususnya wilayah Nakana, masih belum tersentuh peremajaan armada kendaraan.

Baca Juga :  DKPP Tarakan Pastikan Kebutuhan Pangan Jelang Idulfitri Aman, Cabai dan Bawang Jadi Perhatian

“Untuk sektor utara, terutama di Nakana, memang belum ada peremajaan,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat PMK Tarakan masih membutuhkan tambahan armada untuk sektor utara. Menurut Irwan, setidaknya diperlukan dua unit mobil operasional agar layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan di wilayah tersebut dapat berjalan lebih optimal.

“Kita masih butuh dua unit mobil untuk sektor utara,” terangnya.

Selain sektor utara, kebutuhan armada juga dirasakan di sektor timur Kota Tarakan. Jarak tempuh yang cukup jauh serta keterbatasan peralatan membuat proses penanganan di wilayah tersebut menjadi lebih menantang. “Untuk antisipasi, kita juga butuh kendaraan untuk sektor timur,” bebernya.

Irwan berharap pemerintah daerah dapat kembali memberikan dukungan anggaran untuk peremajaan kendaraan dan peralatan PMK Tarakan. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesiapan operasional di seluruh sektor.

Baca Juga :  Begini Mekanisme Pembagian MBG Selama Ramadan di Tarakan

“Kami berharap pemerintah bisa membantu lagi menghibahkan anggarannya untuk peremajaan kendaraan dan mendukung operasional PMK Kota Tarakan,” harapnya.

Ia menambahkan, secara umum layanan pemadam kebakaran di wilayah perkotaan saat ini masih berjalan normal dan relatif terkendali. Namun, tantangan terbesar tetap berada di wilayah sektor yang jaraknya jauh dari pusat kota.

“Kalau untuk wilayah perkotaan masih berjalan normal dan terkendali, tetapi sektor utara dan timur agak sulit karena beberapa alat belum diremajakan dan masih membutuhkan tambahan kendaraan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *