benuanta.co.id, NUNUKAN – Anggota DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam mendesak adanya perbaikan terhadap plafon ruang kelas di SD 004 Nunukan Selatan, Sei Lancang, Kelurahan Tanjung Harap, Kecamatan Nunukan yang sebelumnya ambruk.
Pihaknya menilai kondisi plafon tersebut mengkhawatirkan, khususnya jika terdapat aktivitas belajar mengajar. Pihaknya juga turutn langsung melakukan pemantauan terhadap ruang kelas SD 004 Nunukan Selatan.
“Kondisi mengkhawatirkan. Plafon ruang kelas VI A dan VI B sudah runtuh, sementara itu enam ruang kelas lain juga rusak parah akibat kebocoran,” ungkapnya.
Ia mengaku sangat miris melihat para siswa tetap belajar di ruang kelas dengan kondisi plafon terbuka. Dikatakannya, kerusakan sekolah di wilayah perbatasan seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Menurutnya, masalah ini bukan sekadar fasilitas yang bocor, tetapi berkaitan langsung dengan hak anak untuk belajar di ruang yang aman.
“Ini harus ada perbaikan, kita tidak boleh menunggu ada korban dulu baru bertindak. Pendidikan itu hak dasar, dan negara harus hadir menjamin keamanan ruang kelas,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan lemahnya fungsi pengawasan internal Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan. Fajrul menilai laporan terkait kerusakan mestinya segera ditindaklanjuti, bukan dibiarkan hingga membahayakan murid dan guru.
“Kita akan berkomitmen mendorong pemerintah kabupaten segera mengalokasikan anggaran darurat untuk memperbaiki gedung sekolah. Kita juga meminta partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi agar persoalan serupa tidak berulang di sekolah lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Akhmad, mengatakan pihaknya sudah menerima adanya laporan kerusakan tersebut. Namun, ia menegaskan jika bangunan SD 004 dikerjakan oleh Balai PUPR dan statusnya belum sepenuhnya diserahkan ke pemerintah daerah.
“Terkait kerusakan ini sudah melakukan koordinasi dengan bagian aset BKAD, kemudian akan diteruskan ke Balai PUPR,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







