Tanjung Selor (13/2) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan bahwa stok dan penyaluran LPG 3 kg di wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan dalam kondisi aman serta terus dimonitor secara intensif.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa Kabupaten Bulungan saat ini dilayani oleh 4 agen LPG 3 kg serta agen LPG non-subsidi (NPSO). Realisasi penyaluran LPG 3 kg selama Januari 2026 tercatat sekitar 105,5% alokasi reguler. Sementara itu, hingga 10 Februari 2026 telah tersalurkan sebanyak sekitar 27,48% dari total alokasi Februari.
“Sebagai langkah antisipasi, pada Januari lalu Pertamina juga telah menyalurkan tambahan fakultatif sebanyak dua kali, dengan total tambahan mencapai sekitar 5,53% dari total realisasi Januari. Tambahan tahap pertama berkontribusi sekitar 2,83% dan tahap kedua sekitar 2,70% terhadap total penyaluran Januari. Kami memastikan pasokan LPG 3 kg untuk wilayah Bulungan tetap tersedia sesuai alokasi dan kebutuhan,” jelas Edi.
Berdasarkan hasil monitoring lapangan dan sampling di sejumlah pangkalan di wilayah Kecamatan Tanjung Selor, stok LPG 3 kg masih tersedia dengan kondisi bervariasi di masing-masing pangkalan. Pertamina juga memastikan stok LPG non-subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg dalam kondisi tersedia sebagai alternatif bagi masyarakat mampu.
Pertamina Patra Niaga terus melakukan monitoring penyaluran agar berjalan sesuai perencanaan, serta berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan terkait rencana pelaksanaan Operasi Pasar pada 17–18 Februari 2026 dengan dukungan alokasi fakultatif tambahan. Selain itu, Pertamina juga telah mengimbau seluruh agen untuk menegaskan kepada pangkalan agar menjual LPG 3 kg langsung kepada konsumen akhir yang berhak, serta mengedukasi masyarakat agar membeli LPG subsidi hanya di pangkalan resmi.
“Kami bersama Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum terus memperkuat pengawasan distribusi LPG 3 kg agar tepat sasaran sesuai ketentuan dalam SK Menteri ESDM Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebih dan memastikan pembelian dilakukan di pangkalan resmi dengan harga sesuai HET,” tambah Edi.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga kelancaran distribusi LPG 3 kg agar tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak, khususnya rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Apabila masyarakat menemukan indikasi penyaluran yang tidak sesuai ketentuan, dapat melaporkan melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, serta media sosial resmi @pertamina135 agar segera dapat ditindaklanjuti. (*)
Editor: Ramli







