benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Penampilan Sendratari Benayuk pertama di Kalimantan Utara menjadi perhatian bagi masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang menghadiri acara ulang tahun KTT.
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Tana Tidung berkolaborasi dengan SBT. Upuntaka dalam acara Upun Taka Festival.
Mega, warga Tana Tidung mengatakan dirinya sangat senang bisa melihat langsung penampilan Sendratari Benayuk ini, karena memang pertama kalinya baginya.
“Ternyata seseru itu ya penampilan Benayuk ini, biasanya kan dengar dari cerita aja kurang seru eh ini lihat langsung dan bener-bener dramatis banget, suka pokoknya,” kata Mega saat ditemui benuanta.co.id pada malam puncak Upun Taka Festival, Ahad (10/8).
Masyarakat berharap Sendratari ini tidak hanya ditampilkan sekali dalam setahun namun bisa pada event lainnya.
“Hampir nyesal gak liat, karena awalnya gak mau datang, sekalinya dengar kata teman ada penampilan Benayuk, langsung jalan ke sini, sebenarnya kesini cuma mau liat benayuk ini aka, pengen lagi sih nonton kalau ada,” tambah zalika, masyarakat lainnya yang hadir.
Menurut Adyatama Parekraf Ahli Muda Disparpora Tana Tidung, Imam Noviwidianto, S.Kom, Sendratari Benayuk menjadi persembahan utama karena merupakan legenda yang terkenal dari Tana Tidung.
Legenda Kampung Tenggelam atau Pagun Binayuk untuk dijadikan ikon sejarah dan cikal bakal perayaan Irau atau Birau yang disaksikan di Tana Tidung termasuk sebagai warisan budaya tak benda agar cerita tersebut bisa di lanjutkan untuk generasi selanjutnya.
“Legenda Kampung Benayuk berasal dari daerah yang dikenal saat ini Desa Menjelutung,” pungkasnya. (*)
Reporter: Kurniawin
Editor: Ramli







