benuanta.co.id, BULUNGAN — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang, menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kaltara Tahun 2027 harus menjadi forum strategis untuk menyusun arah pembangunan daerah yang tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Zainal saat membuka Musrenbang RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2027.
Menurut dia, Musrenbang merupakan tahapan penting dalam penyusunan dokumen RKPD karena menjadi wadah penajaman prioritas pembangunan melalui diskusi lintas pemangku kepentingan.
“Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas formal, tetapi momentum untuk menyelaraskan aspirasi dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan fondasi transformasi Kaltara yang kokoh sebagai beranda depan NKRI,” kata Gubernur Zainal, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, tema pembangunan nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 adalah Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan Produktivitas, Investasi, dan Industri.
Tema tersebut, kata dia, menjadi pijakan dalam penyusunan arah pembangunan daerah.
“Sejalan dengan itu, Pemprov Kaltara menetapkan tema pembangunan daerah 2027 yakni Pembangunan Wilayah yang Merata, Sumber Daya Manusia Berkarakter, dan Ekonomi Bernilai Tambah Menuju Kalimantan Utara sebagai Beranda Depan NKRI yang Makmur,” jelasnya.
Menurut gubernur Zainal, fokus pembangunan tahun 2027 diarahkan pada pemerataan pembangunan antarwilayah, terutama melalui peningkatan infrastruktur pelayanan dasar dan penunjang ekonomi di kawasan perbatasan, pedalaman, serta pesisir.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan mendorong pengembangan potensi ekonomi hijau dan biru agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah, yang ditopang dengan peningkatan investasi berkelanjutan.
“Potensi ekonomi hijau dan biru harus terus kita dorong agar memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Pada sektor sumber daya manusia, Pemprov Kaltara memfokuskan pembangunan pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta pembentukan karakter melalui penguatan nilai sosial, budaya, dan keagamaan.
Gubernur Zainal menambahkan, seluruh program pembangunan tersebut akan diperkuat melalui tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan kapasitas fiskal daerah, serta komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan ketahanan terhadap bencana maupun perubahan iklim.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat memastikan setiap program pembangunan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat serta prioritas pembangunan daerah.
“Dengan perencanaan yang partisipatif, terintegrasi, dan tepat sasaran, kita ingin RKPD yang disusun benar-benar mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







