benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melaksanakan rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Jumat 8 Juli 2022.
Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid mengungkapkan telah menindaklanjuti permintaan dari BNPP untuk bersurat kepada Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara).
Sehingga Gubernur akan bersurat ke Pemerintah Kuching Sarawak Malaysia, untuk membahas keinginan masyarakat Krayan melakukan perdagangan secara B to B (business to business) seperti yang dilakukan sebelum pandemi Covid-19.
“Saya sudah bersurat ke Gubernur dan sudah direspon melalui whatsApp, bahwasanya dari surat Bupati tersebut akan beliau tindaklanjuti dengan bersurat ke pemerintah Kuching Sarawak,” ujar Laura kepada benuata.co.id, Jumat (8/7/2022).
Selain itu, Laura mengungkapkan pelaksanaan rapat Forkopimda baru dilaksanakan karena menunggu surat dari Camat Krayan untuk dijadikan acuan dan dasar dalam Pemkab mengambil keputusan.
“Jadi surat dari Camat Krayan itu untuk mengetahui kronologis pastinya sebenarnya di Krayan itu seperti apa, agar informasinya tidak simpang siur jadi kita menunggu surat tertulis dari Camat,” katanya.
Surat Camat tersebut sudah dikomunikasikan lintas Forkopimda dan didapatkan kesimpulan, yakni Bupati Nunukan akan bersurat lagi ke Gubernur Kaltara untuk membentuk suatu Tim Terpadu yang mana ini merupakan permintaan dari masyarakat Krayan.
“Jadi satu permintaan masyarakat disana yakni kirim Tim terpadu untuk datang ke Krayan untuk duduk bersama dengan mereka baik Bupati, Gubernur, dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya.
Pembentukan Tim Terpadu ini untuk datang ke Krayan dan duduk bersama masyarakat dalam menyelesaikan dan mencari solusi persoalan.
“InsyaAllah hari ini paling lambat kita akan bersuarat ke pak Gubernur dan mudah-mudahan surat Bupati tersebut segera direspon dalam rangka membentuk Tim Terpadu,” tandasnya (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Yogi Wibawa







