benuanta.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura hafid menghadiri ramah tamah Direktur Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pusat Brigadir Jenderal Polisi Drs. Adeni Muhan D.P., M.M di ruang pertemuan Hotel Lenfin pada Rabu, 1 Juni 2022 malam.
Bupati Laura didampingi Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, dan Sekda Nunukan Serfianus, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nunukan Abdul Munir.
Disampaikannya, keberadaan BP2MI di Nunukan sangat membantu. Sebab apapun yang menjadi tugas dan tanggung jawab, akan tetap membutuhkan sosok yang tangguh untuk menyelesaikan permasalahan.
“Kedatangan PMI hari Kamis, 2 Juni 2022 cukup banyak. Sebenarnya ada ribuan yang akan dilakukan deportasi namun kami meminta kepada konsulat kita di Tawau Malaysia agar membagi kedatangan mereka karena melihat sarana dan prasarana kita yang sangat terbatas sekali,” kata Laura, Kamis (2/6/2022).
Ketika ada pengaturan akan lebih mudah untuk pemerintah daerah Kabupaten Nunukan untuk menerima dengan fasilitas yang sudah ada, mengingat daya tampung Rusunawa sangat terbatas sekali.
Kata Laura dengan adanya BP2MI di Nunukan seiring dengan waktu pasti ada perbaikan pelayanan.
Selain itu, UPT BP2MI Nunukan banyak membantu pemerintah, walaupun ada satu atau dua orang yang bermasalah seperti ada yang gangguan jiwa dan sebagainya, pihaknya melalui perangkat daerah telah menginstruksikan terkait masalah PMI apa yang perlu dibantu seperti Disnakertrans, rumah sakit, Capil dan persoalan lainnya harus segera di beak up karena ini persoalan kemanusiaan yang harus ditanggulangi bersama walaupun bukan kewenangan pemerintah daerah.
“Ini tanggung jawab kemanusiaan yang harus dihadapi bersama,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : Nicky Saputra







