NUNUKAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus secara resmi ditunjuk sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Nunukan pada 31 Mei 2021. Masa Plh Serfianus tak lama, hanya 2 hari atau 48 jam karena Rabu (2/6) bupati dan wakil bupati terpilih dilantik.
Dengan nomor surat 131.65-3503/OTDA, Menteri Dalam Negeri menyampaikan keputusan Nomor 131.65-1195 Tahun 2021 tanggal 27 Mei 2021 tentang perubahan atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.65-313 tahun 2021 tentang pengesahan pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Masa Jabatan Tahun 2016-2021 di Kabupaten pada Provinsi Kalimantan Utara.
Sedangkan Nomor 131.65-1196 Tahun 2021 tanggal 27 Mei 2021 tentang Perubahan kedua atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.65-314 Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten pada Provinsi Kalimantan Utara.
Melihat surat keputusan itu pelantikan Bupati dan wakil Bupati Nunukan terpilih akan dilantik di provinsi Kalimantan Utara, yang akan direncanakan di Aula gedung gadis Pemerintah provinsi kaltara, pada Rabu 2 Juni 2021.
Dikatakan Plt Bupati Serfianus, Bupati dan wakil Bupati Nunukan per 31 Mei 2021 telah berakhir, untuk sementara waktu dia akan menggantikan untuk menjalankan roda pemerintahan sembari menunggu pelantikan.
“Tugas saya selaku Plh tentu akan terbatas, tidak sama dengan kewenangan yang dimiliki oleh Bupati definitif. Plh ini tidak boleh menangani yang sifatnya strategis terkait masalah kepegawaian, termasuk keuangan dan merubah serta mengubah postur APBD itu tidak bisa,” kata Serfianus, kepada benuanta.co.id, Selasa (1/6/2021).
Plh ini hanya mengisi kekosongan sementara sampai Bupati terpilih di Pilkada 2020 dilantik secara definitif, tugas rutin hari-hari akan dilakukan oleh Plh sambari menunggu pelantikan Bupati definitif.
Selain itu, Serfianus menyatakan dirinya tahu betul beratnya persoalan yang dihadapi oleh Bupati dan Wakil Bupati dalam memimpin jalannya pemerintah selama 5 tahun terakhir, mulai dari persoalan defisit anggaran, hingga hantaman wabah Covid-19 yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya.
Serfianus mengaku salut di tengah berbagai persoalan yang menghimpitnya, pemerintahan Laura-Faridil ternyata masih mampu mencatatkan berbagai prestasi di berbagai bidang. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







