DLH Sebut Volume Sampah di Nunukan Menurun

NUNUKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan saat ini sedang melakukan penyusunan kebijakan dan strategi daerah (Jakstrada) neraca pengelolaan sampah rumah di tahun 2020. Menurut DLH terlihat adanya penurunan volume sampah.

Kepala Bidang (Kabid) Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan, Joned mengatakan, saat ini DLH Nunukan sedang melakukan penyusunan Jakstrada neraca pengelola sampah 2020. Memang ada beberapa indikator yang saat ini belum direalisasi secara resmi, seperti adanya penurunan volume sampah.

Baca Juga :  Bupati Nunukan Pantau Puncak Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Tunon Taka

“Volume sampah kita ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ada penurunan, namun kita belum bisa secara detail untuk menduga dari mana terjadinya penurunan. Apa kah ini dari volume timbulan dari masyarakat yang menurun, atau kapasitas pengurangan sampah yang meningkat,” kata Joned, kepada benuanta.co.id, Ahad (7/2/2021).

Lanjut dia, terjadinya pengurangan volume sampah itu terjadi kenaikan yang sangat signifikan, dia juga mencontohkan bahwa saat ini di Nunukan juga memiliki pabrik Pencacah plastik di Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, hingga hari ini mereka sudah bisa mengolah 1,7 ton botol plastik khusus hanya sampah plastik yang ada di pesisir laut.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat, Bupati Nunukan Gelar Buka Puasa Bersama

“Untuk pengurangan sampah di sumber itu sudah lumayan banyak, dan kapasitas Bank Sampah kita juga sudah meningkat, meskipun ditengah pandemi Covid-19, ini juga kabar baik bagi kita. Kita juga di DLH memiliki komitmen agar dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA dengan cara melakukan pengelolaan di sumber,” jelasnya.(*)

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *