NUNUKAN – Setelah diberikan vaksin Sinovac covid-19, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengaku tidak merasakan gejala atau efek samping yang berarti.
Ada 14 orang yang menerima vaksin sinovac covid-19 merupakan perwakilan dari berbagai unsur. Sebelum vaksinasi dilakukan, direktur RSUD Nunukan menyampaikan terkait alur pemberian vaksin.
Alur pemberian vaksin sinovac covid-19 melalui empat tahap. Meja pertama pendaftaran dan verifikasi, meja dua skrining atau pemeriksaan tekanan darah terlebih dahulu, meja tiga pemberian vaksin, meja terakhir pencatatan petugas kemudian mempersilahkan sasaran untuk menunggu 30 menit di ruang observasi dan memberikan kartu vaksinasi penanda edukasi pencegahan covid-19.
Setelah pemberian vaksin, Bupati Nunukan menunggu hasil di ruang observasi bersama perwakilan unsur yang ada selama 30 menit.
“Saat disuntik sama sekali tidak sakit. Saya, tunggu selama 30 menit, alhamdulillah, tidak ada efek samping juga”, kata Laura kepada awak media.
Bupati Laura juga membuktikan kepada masyarakat bahwa vaksin sinovac yang dipersiapkan oleh pemerintah sudah terjamin halal dan aman. Vaksin sinovac ini juga telah melalui penelitian dan ujicoba baik oleh BPOM maupun MUI sehingga masyarakat tidak perlu merasa takut dan ragu.
Selaku direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman menerima vaksin sinovac covid-19 juga mengaku tidak merasa ada efek samping. “Tahap pertama telah selesai, selanjutnya dosis vaksin sinovac covid-19 akan diberikan kepada 815 orang tenaga kesehatan di lingkungan RSUD”, terangnya.
Vaksinasi Covid-19 akan efektif jika sudah diikuti setidaknya 70 persen dari populasi yang ada. Maka dari itu, kesadaran dan partisipasi dari masyarakat akan menjadi kunci sukses dari program vaksinasi ini.
Dengan hadirnya vaksin sinovac merupakan ikhtiar lanjutan yang ditempuh oleh pemerintah untuk menangani wabah.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







