Pojok Baca Setiap Sekolah Bisa Merangsang Anak Mau Membaca Buku

benuanta.co.id, NUNUKAN – Wakil Bupati (Wabup) Nunukan, Hanafiah membuka gelar wicara dan pameran pemanfaatan buku baca anak. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Nunukan.

Lanjutnya, dengan adanya program literasi ditambah adanya pendampingan dari pusat sehingga kegiatan tersebut sangat positif untuk peningkatan SDM Nunukan khususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD).

“Tadi saya melihat guru-guru juga sangat bersemangat yang membantu murid-muridnya untuk mendapatkan pelajaran-pelajaran dari buku yang sudah dihibahkan oleh Kemendikbud,” ujar Hanafiah, Sabtu (24/06/2023).

Baca Juga :  Hadiri RUPS di Balikpapan, Irwan Sabri Minta Bankaltimtara Tingkatkan Kinerja

Walaupun buku yang sudah dibagikan jumlahnya terbatas dan yang mendapatkan hanya 12 sekolah, ia berharap di tahun yang akan datang bisa mencetak atau memperbanyak buku referensi bacaan. Apalagi kabar baiknya pihak Kemendikbud telah bersedia memberikan file buku bacaan sehingga bisa dicetak secara mandiri.

“Ini sangat dalam menyetarakan gerakan literasi ini, di semua sekolah SD yang ada di Nunukan. Apalagi saat ini jumlah SD 139 dan yang baru mendapatkan pelayanan sekitar 70 sekolah, 12 SD yang baru diserahkan bukunya dari litera,” jelas Hanafiah.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Gelar Lomba Bedug Sahur, Bupati Irwan Sabri Apresiasi Antusias Masyarakat

“Kita juga minta kalau boleh dari Dana Bantuan Operasional Satuan (BOS) dan Alokasi Dana Desa (ADD) agar bisa mensupport pendanaan buku ini, agar anak-anak SD kita di Kabupaten Nunukan mendapatkan buku-buku,” tuturnya.

Hanafiah akui minat baca anak-anak di Kabupaten Nunukan masih rendah, tetapi dengan metode yang sudah dilakukan saat ini seperti literasi dan numerasi bisa membantu anak-anak ke depan untuk lebih berkarya sehingga bisa lebih cerdas.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Pastikan THR Pegawai Pemerintah Segera Cair 

Dia juga mengajak kepada orang tua agar bisa berkontribusi mencerdaskan anak-anaknya di rumah selain di sekolah, agar setiap malam membaca bersama-sama seperti cerita-cerita dongeng.

“Metode yang mungkin bisa kita lakukan, tanpa itu semua mungkin akan sulit kita tingkatkan minat baca yang kita lakukan,” terangnya.

Hanafiah menambahkan dengan adanya ketersediaan pojok baca di setiap kelas yang ada di tiap sekolah sehingga akan membantu mempermudah bagi anak-anak untuk membaca.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *