NUNUKAN – Di tengah wabah Covid-19, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE MM menerima sertifikat eliminasi malaria yang langsung diserahkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Letjen TNI (Pur) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, secara virtual pada Jumat 1 Mei 2020.
Dalam penyerahan sertifikat eliminasi malaria yang dilaksanakan di Hari Malaria Sedunia, enam kepala daerah tingkat kota/kabupaten di Indonesia yang mendapat penghargaan. Di antaranya Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Garud, Kota Bengkulu, dan Kabupaten Tasikmalaya.
Dikatakan Juru Bicara Pemkab Nunukan sekaligus Kabag Humas dan Protokol, Hasan Basri, S.IP, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan penghargaan eliminasi malaria dan juga kepada tim kesehatan yang telah berjuang di Kabupaten Nunukan untuk mendapatkan predikat tersebut.
“Untuk mendapatkan lebih mudah, namun lebih susah lagi untuk mempertahankannya. Sehingga kita perlu mempertahankannya,” kata Hasan kepada benuanta.co.id, Kamis (30/4/2020).
Hasan berharap, dengan adanya eliminasi malaria ini, harapannya kedepannya tidak ada penyakit-penyakit malaria di Kabupaten Nunukan yang timbul. Apa lagi sudah dinyatakan bebas dari Malaria.
Selain itu, di tengah pendemi wabah Covid-19 ini masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah baik itu dari edaran yang telah dikeluarkan.
“Adanya ancaman demam berdarah di Nunukan saat ini, sehingga masyarakat harus waspada hal itu. Agar dapat menghindari, maka lakukan langkah 3 M plus, di antaranya menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain. Lalu menutup tempat air bersih, mengubur atau menyingkirkan barang bekas yang menyebabkan genangan air dan lakukan penyegaran gigitan nyamuk,” imbuhnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







