“SE2026” Navigasi Ekonomi Tarakan

Tidak semua cerita ditulis dengan kata.

Sebagian ditulis dengan data

Sebab data bukan sekadar angka

data adalah cerita tentang pembangunan

Sudah sepuluh tahun sejak Sensus Ekonomi 2016 dilaksanakan. Sepuluh tahun dalam perjalanan ekonomi sebuah negara bukanlah waktu yang singkat. Dalam sepuluh tahun atau satu dekade, struktur usaha bisa berubah, kegiatan usaha yang dilakukan oleh seorang pengusaha bisa berubah, teknologi dapat mengguncang cara orang berproduksi, dan krisis global dapat memaksa dunia usaha beradaptasi dengan cepat. Indonesia kini berada tepat di persimpangan itu. Menjelang Sensus Ekonomi 2026, kita memiliki kesempatan langka untuk melihat kembali seberapa jauh ekonomi Indonesia benar-benar berubah sejak satu dekade terakhir ?

Pada tahun 2026 ini Badan Pusat Statistik (BPS) kembali akan melaksanakan Sensus Ekonomi. SE2026 dirancang untuk mencakup seluruh unit usaha (establishment) di seluruh wilayah Indonesia. Berbeda dengan survei sampel, sensus memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur dunia usaha nasional.

Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar pengumpulan angka. Ia adalah upaya besar untuk menjangkau seluruh pelaku usaha formal, informal, digital, tradisional. Dengan metode yang lebih adaptif dan teknologi yang lebih canggih, BPS akan mendatangi langsung unit-unit usaha, termasuk yang tidak memiliki izin resmi atau beroperasi dari rumah.

Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 ini tidak terlepas dari perjuangan petugas sensus. Kerja keras petugas sensus ini mengajarkan kepada kita arti sebuah perjuangan. Sebuah perjuangan mengumpulkan data. Petugas BPS yang turun ke lapangan sering menghadapi tantangan penolakan, keraguan, bahkan stigma. Banyak pelaku usaha khawatir data mereka akan digunakan untuk pajak, atau merasa sensus hanya membuang waktu. Di sisi lain, literasi statistik masyarakat masih rendah. Mereka belum memahami bahwa data bukan sekadar angka, melainkan fondasi kebijakan yang menyentuh kehidupan mereka. Akibatnya, partisipasi dalam survei dan sensus masih belum optimal. Padahal, tanpa data yang inklusif, banyak pelaku usaha tidak masuk dalam radar kebijakan. Mereka tidak mendapat pelatihan, tidak terhubung dengan koperasi, dan tidak dijangkau oleh program bantuan. Ketimpangan ini bukan karena mereka tidak produktif, tetapi karena mereka tidak terlihat dalam angka.

Data hasil Sensus Ekonomi ini akan menjadi dasar bagi kebijakan yang lebih adil. Pemerintah daerah bisa mengetahui wilayah mana yang membutuhkan pelatihan digital, infrastruktur internet, atau akses pembiayaan. Lembaga keuangan bisa merancang produk yang sesuai dengan profil UMKM lokal. Peneliti dan akademisi bisa meneliti tren ekonomi baru yang sebelumnya tak terlihat.

Sebagai pusat ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara, Kota Tarakan memegang peranan strategis dalam arus perdagangan regional maupun internasional. Letak geografisnya yang berada di jalur lintas batas negara menjadikannya barometer pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Kalimantan. Sebagai kota disebuah pulau kecil, Tarakan memiliki karakteristik usaha yang sangat beragam dari industri pengolahan skala besar hingga pedagang eceran di pasar tradisional yang mungkin belum tersentuh literasi data. Namun, dinamika ekonomi global yang fluktuatif serta transisi teknologi yang cepat menuntut adanya basis data yang akurat sebagai fondasi pengambilan kebijakan. Di sinilah Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) hadir bukan sekadar sebagai agenda rutin sepuluh tahunan Badan Pusat Statistik (BPS), melainkan sebagai instrumen navigasi krusial bagi masa depan Bumi Paguntaka.

Keberhasilan SE2026 di Tarakan sangat bergantung pada sinergi antara petugas lapangan dan kejujuran para pelaku usaha. Data yang tidak akurat akan menghasilkan potret ekonomi yang bias, yang pada akhirnya akan merugikan daerah itu sendiri. Kejujuran kita dalam memberikan data hari ini adalah kunci bagi kesejahteraan ekonomi Tarakan di masa depan. (*)

Oleh:
Agus Haryanto
Statistisi BPS Kota Tarakan

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *