Cegah PMK, DPKP Kaltara Pulangkan Puluhan Ekor Kerbau ke Asalnya

benuanta.co.id, BULUNGAN – Cegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), puluhan ekor kerbau diamankan dan dikembalikan ke daerah asalnya oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara.

Kepala DPKP Kaltara Ir Heri Rudiyono melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Kaltara drh Muhammad Rais Kahar mengatakan sejak ada kasus PMK, satuan tugas nasional menyatakan dilarang melalu lintaskan ternak dari zona kuning ke hijau terlebih dari zona merah ke hijau dan kuning.

“Provinsi Kaltara sendiri telah masuk zona kuning, makanya tidak boleh melalu lintaskan hewan ternak. Telah kami temukan sejak awal Oktober hingga kemarin, adanya lalu lintas hewan ternak kerbau dari Kaltim notabene zona merah PMK,” ucapnya kepada benuanta.co.id, Senin 17 Oktober 2022.

Dia menjelaskan jika DPKP Kaltara telah 2 kali melakukan upaya menggagalkan dan penindakan terhadap lalu lintas hewan kerbau ke Kaltara. Pertama di tanggal 1 Oktober 2022 telah dikembalikan puluhan ekor kerbau dari perbatasan Berau Bulungan yang hendak di lalu lintaskan menuju Kota Tarakan dengan melalui Pelabuhan Sebawang Kabupaten Tana Tidung (KTT).

“Ada kerbau 10 ekor dari perbatasan Berau-Bulungan tanpa surat resmi yang akan diberangkatkan dari pelabuhan feri Sebawang ke Tarakan tapi berhasil dikembalikan ke tempat asalnya berkat kerja tim provinsi dan tim dinas KTT,” sebutnya.

Kata dia, kerbau tersebut diangkut menggunakan mobil truk kemudian dinaikkan kapal feri. Karena tidak memiliki dokumen resmi maka dihentikan dan dikembalikan ke daerah asalnya di perbatasan Berau Bulungan.

“Kita larang pemasukan ternak ke pulau Tarakan mengingat zona Tarakan adalah hijau sehingga yang bisa masuk ke sana hanya ternak dari zona hijau juga,” jelasnya.

Tak hanya itu, DPKP Kaltara juga berhasil memulangkan beberapa ekor kerbau lainnya yang didatangkan dari Sangata Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 13 Oktober 2022. Hal ini dilakukan supaya PMK yang ada pada sapi dan kerbau tidak menular ke Kaltara.

“Kerbau 3 ekor dari Sangata Kaltim yang notabene daerah merah PMK, berhasil masuk ke pelabuhan sebawang KTT yang akan ke Tarakan tapi berhasil dikembalikan ke Sangata oleh tim dinas KTT dan dibantu Polsek KTT,” tutupnya.(adv)

Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *