Pemkab Upayakan Isi Kekosongan Pejabat di Puskesmas Atap dan RS Pratama Sebatik 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Mengisi Kekosongan dokter di Rumah Sakit Pratama Sebatik, dan Unit Pembantu Teknis (UPT) Puskesmas Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan meminta Dinas Kesehatan segera melakukan komunikasi dengan kementerian kesehatan.

Kepada BKPSDM Nunukan H. Sura’i, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar segera mengkomunikasikan dengan kementerian kesehatan.

Baca Juga :  Bupati Nunukan Kawal Pembangunan Jalan Tembus Krayan–Malinau, Target Rampung 2028

“Kita berupaya mengisi kekosongan tersebut, karena kita tidak boleh ada kekosongan, yang dapat menghambat pelayanan,” kata Sura’i, Rabu (14/12/2022).

Jika terjadi penghambat pelayanan artinya akan melepaskan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Atas peristiwa yang sudah terjadi, pemecatan dua ASN dokter yang melanggar kedisiplinan terkait mengikuti belajar tanpa izin atasan dan Pemerintah Nunukan dan tidak melaksanakan kewajiban hampir 2 tahun.

Baca Juga :  1.287 Peserta Lintas Negara Berkumpul di Nunukan, Iraw Tidung Jadi Ajang Pelestarian Budaya

H. Sura’i menjelaskan BKPSDM yang bertugas melakukan kedisiplinan, pembinaan kepegawaian menghimbau agar SDM yang ada bekerja dengan sebaik-baiknya. Sebab dalam satu hingga tiga tahun tidak adalagi penerimaan pegawai, karena belanja pegawai sudah mencapai 30 persen.

“ASN ini harus bisa menerima jawaban yang diberikan dengan penuh amanah dan tanggung jawab, itu sudah rejeki Allah tentukan atau berikan. Masih banyak saudara kita yang ingin menjadi pegawai negeri tapi belum mendapat kesempatan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Lima Kandidat Lolos Seleksi Sekda Nunukan, Asesmen Digelar di LAN Makassar

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *