Tempat Parkir Halaman Gereja Ada Pecahan Botol Kaca dan Kain Bau Minyak Tanah

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kejadian di jalan Sei Bilal Nunukan Barat tadi malam cukup membuat heboh. Awalnya suara ledakan bersumber dari dugaan sepeda motor yang korsleting. Namun, saat api dipadamkan dari motor yang terbakar ada pecahan kaca dan kain di halaman gereja itu.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Nunukan AKP Ridwan Supangat mengatakan, adanya dugaan pelemparan botol kaca berisi minyak tanah yang diikat kain diduga sebagai bom molotov pada Kamis malam, 8 September 2022.

“Dari keterangan saksi yakni Anton Daud mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 20.30 Wita, saat itu saksi sedang berada di ruang tamu gereja dan tiba-tiba saksi mendengar ada suara ledakan dari luar,” ujar Supangat.

Baca Juga :  PWI Nunukan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Diungkapkannya, saat mendengar ada ledakan tersebut, saksi keluar dan melihat sudah ada kobaran api di halaman gereja dan mendapati sepeda motor yang terparkir di halaman gereja sudah dalam keadaan terbakar.

“Saksi sudah berupaya untuk memadamkan dengan menyiram air kendaraan tersebut, awalnya sempat diduga motor tersebut korsleting namun setelah api padam saksi mendapati ada pecahan botol kaca dan kain yang beraroma minyak tanah,” ungkapnya.

Baca Juga :  36 Paket Zakat Profesi Disalurkan di Pulau Sebatik Timur

Sementara itu, Pendeta Gereja Kerapatan Injil Bangsa Indonesia (KIBAID) Srigel mengatakan selain dijadikan gereja tempat tersebut juga dijadikan sebagai tempat tinggal oleh jemaat gereja.

“Tidak ada korban jiwa, hanya satu motor saja yang terbakar bagian kap-nya,” ujar Srigel.

Dikatakannya, saat kejadian pintu gereja sedang tertutup dan hanya jendela rumah yang terbuka dan sedang tidak ada aktivitas ibadah, jemaat hanya sedang berada di dalam.

“Hari Senin sampai Jumat tidak ada aktivitas ibadah jadi hanya dijadikan sebagai tempat tinggal, kita ibadah di sini hanya di hari Sabtu malam dan hari Minggu saja,” ungkapnya.

Baca Juga :  Konsulat RI Tawau Bantu Pembuatan SBPK bagi Anak Pekerja Migran Indonesia

Yoseph, salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan tidak mendengar adanya ledakan tersebut bahkan ia baru mengetahui kejadian tersebut pagi tadi.

“Kita tetangga di sini justru tidak tauh ada informasi kejadian begini, tadi pagi baru kita tahu juga karena daerah di sini kalau malam gelap jadi sepi,” kata Yoseph.(*)

Penulis: benuanta.co.id

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *