benuanta.co.id, NUNUKAN – Beredar video berdurasi 29 detik perlombaan tarik tambang dalam rangka merayakan perlombaan 17 Agustus, seorang warga Kabupaten Nunukan terpaksa harus meregang nyawa pada Selasa, 23 Agustus 2022.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria menjadi jangkar tarik tambang menggunakan pakaian warna biru dan celana pendek sempat menarik tali, namun tidak lama dari itu pria itu langsung tersungkur telentang di tanah.
Dari informasi yang didapatkan benuanta.co.id, pria tersebut diketahui bernama Jupri (50) yang merupakan buruh pelabuhan di Nunukan. Meninggal dunia diduga karena serangan jantung saat ikut lomba tarik tambang di Kelurahan Nunukan Barat.
Saat dikonfirmasi, Camat Nunukan Hasan Basri, membeberkan peristiwa tersebut kejadian itu di RT 12 Nunukan Timur.
“Informasi yang saya dapatkan yang meninggal itu atas nama Jupri, pada saat tarik tambang almarhum jatuh dan pingsan di tempat,” kata Hasan Basri kepada benuanta.co.id.
“Untuk mengantisipasi kegiatan yang tidak kita inginkan. Dan untuk perlombaan ini kita hentikan dulu sementara,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa







