benuanta.co.id, NUNUKAN– Jawatan Kuasa Kerja (JKK) Sosial Ekonomi Indonesia-Malaysia (Sosek Malindo), mengunjungi wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di lokasi Patok A 708 dan A 485 yang berada di wilayah Kecamatan Seimanggaris, Nunukan pada Sabtu, 20 Agustus 2022 lalu.
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan, H. Dian Kusumanto, mengatakan kunjungan dari JKK Sosek Malindo, Sabah dalam rangka melakukan survei lokasi pembangunan Immigration, Customs, Quarantine and Security (ICQS) di perbatasan Serudong, Malaysia dan Seimanggaris Indonesia.
“Survei yang mereka lakukan untuk menentukan kemungkinan lokasi pelayanan ICQS Malaysia nantinya,” ujar Dian Kusumanto, kepada benuanta.co.id, Selasa (23/8/2022).
Setelah mengumpulkan bahan dan melakukan diskusi dengan Tim Sosek Malindo Provinsi Kaltara, selanjutnya akan akan dibawa ke forum lebih tinggi lagi.
Diungkapkannya, dalam kunjungan JKK Sosek Malindo Sabah tersebut diwakilkan secara langsung oleh Pengarah Keselamatan Negeri pada Majelis Keselamatan Negeri Sabah, Noor Alam Khan bin A.Wahid Khan, Jabatan Perdana Menteri, Puan Jasmin Tio, Ketua Dedikasih Sosek Malindo Sabah, Malaysia, Datuk Noor Asia binti Much Yusuf, Peguam besar Negeri Sabah, Siti Saleha binti Habib Yussfo, Ketua Jawatan Imigrasi Sabah Malaysia, Much. Yusuf bin Nc Pg Hindi, Kastam Diraja Malaysia, Much bin H Ali Mohd Ali, Pejabat Daerah Kalabakan, Sabah Malaysia, beserta rombongan lainnya.
Dian menyebut, Pemerintah Indonesia yang diketuai Asisten I Setprov Kaltara akan menyampaikan rencana pembangunan tersebut. Jika sejalan dengan perencanaan tersebut, Pemerintah Indonesia juga akan menyiapkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai entry – exit point dua perbatasan negara Indonesia-Malaysia.
“Yang pastinya kalau nanti dalam forum tinggi Sosek Malindo disepakati pembangunan tersebut di Serudong -Seimanggaris, pastinya nanti akan ada pembangunan PLBN juga di Seimanggaris.” ungkapnya. (*)
Reporter : Novita A.K
Editor: Yogi Wibawa







