benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nunukan menggelar Pemilihan Putra Putri Pariwisata atau Duta Wisata perbatasan tahun 2022. Pemilihan duta wisata akan berlangsung hari ini, Sabtu 20 hingga Ahad 21 Agustus 2022, yang di ikuti sebanyak 32 peserta di GOR Dwikora Nunukan.
Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Nunukan H. Junaidah, mengatakan pemilihan Duta Wisata perbatasan merupakan ajang bagi generasi muda perbatasan dalam menggali potensi diri, menambah wawasan, dan memiliki dedikasi tinggi untuk dapat berperan langsung dalam memajukan pariwisata yang ada di Kabupaten Nunukan.
“Pemerintah melakukan pengembangan pariwisata, terkait dengan lingkungan dan sektor lainnya juga harus dipromosikan oleh duta wisata. Pada prinsipnya pemasaran yang paling diutamakan, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Nunukan ke semua sektor akan kita libatkan,” kata H. Junaidah, Sabtu (20/8/2022).
Dia juga tidak menyangka Duta Wisata Perbatasan dari Kecamatan Lumbis Pansiangan ikut serta mengirimkan 5 pemuda perbatasan. Jika melihat dengan pertimbangan biaya jarak tempuh yang memakan waktu 8 jam melewati arung jeram, tapi mereka punya semangat yang luar biasa.
“Ini menunjukkan bahwa mereka ingin memperkenalkan budaya yang ada di perbatasan,” jelasnya.
Camat Lumbis Pansiangan Lumbis, menyampaikan sebagai dukungan dari pemerintah kecamatan atas program Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nunukan, mengirimkan sebanyak 8 orang tiga laki-laki dan 5 perempuan.
Lumbis Pansiangan banyak potensi objek wisata yang harus diperkenankan kepada masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri.
“Kita akan menampilkan batik khas daerah Kabudaya atau khas Agabag selain Lulantatibu dan mereka juga mempromosikan batik khas Nunukan dari suku Dayak Agabag,” ujarnya.
Selain itu, Ketua Dewan Juri Duta Wisata Perbatasan Tuti Yuliati, menyampaikan dalam penilaian ini adalah dari wawasan kebangsaan, ekspresi, busana pakaian, sedangkan di babak final itu akan dilihat dari brand, sebagai anak muda yang mempromosikan wisata kabupaten Nunukan, juga harus bisa menguasai bahasa asing.
“Sebanyak 20 orang terdiri dari 10 putra dan 10 putri masuk ke babak final mereka nantinya akan dipilihkan pertanyaan dari dewan juri yang akan menuju 6 besar, setelah itu baru ditentukan juara 1 hingga 3 besar,” jelasnya
Kemudian, syarat selanjutnya menguasai salah satu kesenian daerah, mampu mempresentasikan kebudayaan dan pariwisata termasuk juga harus bebas narkoba. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







