benuanta.co.id, NUNUKAN – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Tarakan memberikan pelatihan kepada 19 Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) di Kelurahan Nunukan Barat, Rabu 27 Juli 2022.
Pelatihan itu melibatkan kader masyarakat, sekolah, dan kader keluarga yang berasal dari kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Pengawas Farmasi Ahli Madya BPOM Tarakan Christine Natalia Panjaitan, mengatakan kegiatan ini bertujuan agar para kader dapat menjadi agen keamanan pangan terhadap serta melakukan pendampingan penerapan keamanan pangan terhadap berbagai komunitas di lingkungan masing-masing.
“Melalui pelatihan ini, para kader keamanan pangan desa dapat melakukan pengawasan keamanan pangan secara mandiri di lingkungan masing-masing, namun tetap dengan didampingi Balai POM,” kata Christine.
Program Desa Pangan Aman yang diinisiasi oleh Badan POM merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan dan memperkuat ekonomi desa.
Salah satu strategi untuk mencapai tujuan tersebut adalah memperkuat kapasitas SDM yang ada di desa. Di antaranya melalui pelatihan kader desa untuk menjadi agen keamanan pangan di desa.
“Jadi mereka kita berikan pelatihan agar membekali kemampuan kader tentang keamanan pangan,”jelasnya.
Selain itu pelatihan kader ini penting dilakukan agar dapat mendampingi komunitas desa dalam menerapkan prinsip keamanan pangan. Selain itu juga melakukan pengawasan sehingga tidak terjadi penyimpangan pada praktik keamanan pangan di lingkungan mereka masing-masing.
Dia juga menjelaskan, kader sekolah akan berperan nantinya dalam memberikan pemahaman tentang keamanan pangan, terhadap penjaja kantin atau yang berjualan di sekitar sekolah. Sedangkan kader masyarakat terdiri dari pengurus karang taruna nantinya memberikan pemahaman kepada komunitasnya terhadap remaja yang ada di Nunukan Barat, begitu juga terhadap kader keluarga.
“Setelah mendapatkan pelatihan, tugas mereka akan memberikan pemahaman kepada masyarakat sesuai dengan bidang masing-masing kader, kalau di sekolahnya bearti hanya seputar sekolah saja, begitu juga dengan lainnya,” tutupnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







