Gelar Salat Idul Adha di Islamic Center, Pemkab Nunukan: Mari Sambut dengan Sukacita

benuanta.co.id, NUNUKAN – Ribuan masyarakat padati  Islamic Center Nunukan yang menjadi salah satu titik pelaksanaan salat Idul Adha 1443 Hijriah.

Ahad 10 Juli 2022, umat Islam di Indonesia serentak menggelar Salat Idul Adha, salah satunya di wilayah perbatasan yakni Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Iwan (27), warga nunukan mengatakan tidak hanya sebatas berkurban dengan harta benda yang dimiliki, sesama umat harus mampu untuk saling asuh dan asah antar sesama, sama seperti yang telah dicontohkan oleh para nabi.

“Perbedaan pelaksanaan Salat Idul Adha sudah menjadi suatu kewajaran dan bukan sebuah permasalahan,” kata Iwan kepada benuanta.coid.

Baca Juga :  Distransnaker Nunukan Musnahkan Arsip

Mewakili Bupati Hj. Asmin Laura hafid, Kadis Pemukiman dan Pertanahan, Alimuddin mengatakan Hari Raya Idul Adha merupakan momentum yang paling tepat bagi seluruh umat islam untuk saling instropeksi diri, merenung dan mengukur seberapa besar pengorbanan yang telah diberikan kepada Allah SWT, rosulullah, keluarga, masyarakat di sekeliling dan bangsa yang dicintai bersama.

“Dari instropeksi diri yang kita lakukan, harapannya akan muncul satu kesadaran dari hati yang jernih untuk menurunkan egoisme dan kesombongan kita masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga :  Konsulat RI Tawau Fasilitasi Pemulangan 114 WNI Usai Jalani Masa Tahanan di Sabah

Saat ini, pandemi Covid-19 sudah mulai berlalu dari kehidupan, meskipun belum dinyatakan bebas sepenuhnya oleh pemerintah, namun situasi hari ini harus disambut dengan sukacita dan rasa syukur yang sebesar-besarnya.

Keberhasilan menghadapi Covid-19 merupakan buah dari kerjasama dari seluruh masyarakat dalam mencegah dan menangani penyebaran wabah ini.

Meskipun demikian, pulihnya suasana pandemi Covid-19 belum diikuti dengan pulihnya sektor perekonomian di masyarakat. Beberapa komoditi masih relatif mahal, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih.

“Akan lebih bijak jika kita mengembalikan semua persoalan dalam hidup kita kepada Allah SWT. Percayalah, bahwa Allah SWT tidak akan pernah memberikan beban di luar kemampuan kita untuk memikul beban tersebut. Kita harus sepenuhnya percaya, bahwa Allah SWT pasti sudah menyiapkan rencana yang lebih indah di balik semua kesulitan dan ujian ini. Yang dibutuhkan dalam situasi seperti ini adalah semangat kebersamaan dan kerjasama di antara semuanya terutama bagi yang diberikan kelebihan oleh Allah SWT. (*)

Baca Juga :  TP PKK Nunukan Gelar Bakti Sosial, Beri Santunan ke 100 Anak Yatim di Bulan Ramadan

Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *