Menuju Pemilu 2024, Kesbangpol Nunukan Apresiasi Bawaslu Menyapa

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Daerah (Pemda) Nunukan yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan Abdul Karim, menghadiri acara Bawaslu Mendengar, dengan tema siaga pengawasan menuju pemilu serentak 2024 yang demokratis, di ruang pertemuan Hotel Lenfin, Selasa, 5 Juli 2022, sekira pukul 20.00 Wita.

Kata Kesbangpol Abdul Karim, mengatakan saat ini suasana pemilu belum terlalu terasa, namun sudah berada di dalam tahapan menuju pemilu serentak yang direncanakan digelar pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.

Karena merasa masih lama hari pencoblosan, tidak jarang kurang serius terhadap tahapan pemilu yang sedang berlangsung. “Padahal sesungguhnya, kualitas pemilu akan sangat tergantung dari kualitas tahapan demi tahapan pemilu secara keseluruhan,” kata Abdul Karim.

Baca Juga :  3 Sekolah di Perbatasan Indonesia-Malaysia Terima MBG Pertama

Sedangkan penyelenggara pemilu, para peserta pemilu dan seluruh masyarakat harus mengambil peran secara aktif untuk menjamin tahap demi tahap pemilu dilaksanakan secara jujur, adil, dan demokratis. Masyarakat harus ikut memantau, mengawasi, dan melaporkan jika ada pelanggaran dan kejanggalan terhadap tahapan pemilu tersebut.

“karena meskipun diberi amanah dan tanggung jawab untuk mengawasi seluruh tahapan pemilu, namun Bawaslu memiliki sumber daya yang terbatas, sehingga butuh support dari seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Nunukan,” jelasnya.

Baca Juga :  TP PKK Nunukan Gelar Bakti Sosial, Beri Santunan ke 100 Anak Yatim di Bulan Ramadan

Kata Abdul Karim, selaku Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan apresiasi kepada Bawaslu Kabupaten Nunukan yang menginisiasi kegiatan ini. Melalui kegiatan bawaslu mendengar ini, masyarakat bisa ikut memberikan saran, masukan, termasuk juga melaporkan langsung jika melihat ada yang pelanggaran pemilu.

Pemilu adalah proses demokrasi yang sudah disepakati untuk memilih perwakilan dan pemimpin untuk menyelenggarakan pemerintahan di negara, mulai dari level Kabupaten, Provinsi, dan Pusat. Pemilu adalah tanggung jawab, sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik yang inginkan. Untuk itu, masyarakat ikut terlibat secara aktif dalam mengawal seluruh proses pemilu tersebut.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nunukan Tinjau Pelayanan Publik di Tiga Kecamatan, Tekankan Pelayanan Efektif dan Efisien

Tanpa peran serta dari seluruh masyarakat, maka bisa jadi pemilu serentak 2024 yang akan datang tidak akan mampu menghasilkan pemimpin dan wakil-wakil yang terbaik.

“Jika masyarakat mengambil peran dan terlibat secara aktif, maka bisa menaruh harapan yang besar bahwa pemilu serentak tahun 2024 akan bisa berlangsung secara aman, adil, demokratis, serta menghasilkan pemimpin yang terbaik, yang mudah – mudahan mampu membawa bangsa ini menuju pada jalur kemakmuran dan keadilan bersama,” imbuhnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *