PJU Tidak Menyala dan Jalan Berlubang, Warga Berharap Segera Perbaiki

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kegunaan penerangan jalan umum (PJU) sangat penting untuk memberikan penerangan di malam hari bagi pengguna jalan. Di sejumlah jalan di daerah Nunukan terpantau sangat minim penerangan, salah satunya di jalan Pembangunan Kelurahan Nunukan Barat.

Nazir, Ketua RT 9 jalan Pembangunan mengungkapkan warganya sangat mengeluhkan kondisi jalan berlubang dan lampu penerangan di lingkungan mereka tidak berfungsi.

“Di daerah ini ada 3 lampu tapi 2 lampu sudah tidak menyala. Lampu yang di atas sudah bertahun-tahun tidak menyala sama sekali, kalau lampu yang pas di tikungan penurunan ini, yang tempat lokasi kejadian tabrakan 3 pelajar itu sudah hampir 3 bulan tidak menyala,” ungkap Nazir kepada benuanta.co.id, Jumat (3/6/2022)

Baca Juga :  4 Eks PMI Terlantar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Ditampung Sementara di Shelter Sosial

“Kita sudah pernah sampaikan ke PLN soal lampu tidak menyala ini tapi kita disuruh menyurati dinas perhubungan karena itu adalah wewenang mereka,” ungkapnya.

“Saya selaku ketua RT dan warga setempat berharap kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan kondisi jalan di daerah ini, karena ini adalah jalan umum jalur menuju RSUD, jalur anak sekolah dan daerah perkantoran harusnya pemerintah bisa lebih memperhatikan,” harapnya.

Nazir mengungkapkan sudah sering terjadi kecelakaan di daerahnya karena itu lampu jalan yang tidak berfungsi dan kondisi jalan yang berlubang.

“Kondisi jalan di sini juga sudah banyak yang berlubang mulai dari depan SD 3 sampai turun di tikungan ini, ini sudah yang ke 3 kalinya kami perbaiki sendiri namun masih saja banyak yang berlubang,” jelasnya.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah DKPP Nunukan Diserbu Warga di Alun-alun

“Untuk tahun ini sudah sekitar 4 kali terjadi kecelakaan di sini, kecelakaan sering terjadi karena pengendara kendaraan selalu berusaha menghindari jalan yang berlubang belum lagi kalau malam gelap karena lampu jalannya tidak berfungsi,” bebernya.

“Usulan dari warga setempat, kami akan lakukan perbaikan jalan menutup lubang-lubang di jalan menggunakan swadaya warga,” tandasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan Abdul Halid mengungkapkan, secara teknis geometri jalanan di daerah jalan pembangunan secara teknis memang tidak layak kondisinya turunan dan tikungan.

“Selain itu kondisi jalannya juga ada yang berlubang namun untuk tanda rambu lalu lintas sudah kita sudah pasang. Rencananya kami akan lakukan rekayasa lalulintas dan lakukan pemeliharaan PJU di sekitar jalan pembangunan, kami akan coba koreksi dan benahi,” ujar Abdul.

Baca Juga :  Pasien Rujuk ke Luar Nunukan Diklaim Menurun

Menurut Halid, PJU wewenang dinas perhubungan, tidak hanya di daerah tersebut yang minim penerangan di Nunukan memang banyak yang tidak memiliki PJU dan hampir 90 persen lampu PJU banyak yang mati,” ungkapnya.

“Makanya di sepanjang jalan kami lakukan penyilangan sebelah kiri nyala di sebelah kanannya tidak karena kembali lagi ke anggaran kita yang sangat terbatas,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor; Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *