Balai POM Lakukan Survei Pasar Aman di Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tim Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kota Tarakan melakukan survei untuk memetakkan target-target intervensi pengawasan pasar aman dari bahan berbahaya, di Pasar Liem Djung, Kabupaten Nunukan pada Selasa, 5 April 2022.

Kegiatan ini juga masih dalam rangkaian program keamanan pangan terpadu yang dilakukan Balai POM.

Koordinator Kelompok Substansi Infokom Balai POM Tarakan, Nuramila, mengatakan pada tahun 2022 ini Balai POM akan melakukan program nasional yang ditargetkan di Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  Dokter Gigi Ingatkan Jaga Kebersihan dan Kesehatan Mulut saat Berpuasa

“Kegiatannya itu pasar pangan aman berbasis komunitas. Sebenarnya ini ada tiga kegiatan yakni pangan jajanan anak sekolah, desa pangan aman, dan yang terakhir adalah pangan aman berbasis komunitas,” kata Nuramila, kepada benuanta.co.id.

Pangan aman berbasis komunitas ini akan difokuskan ke salah satu kelurahan di Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan. Nantinya juga akan mengundang semua lintas sektor atau organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Nunukan. Pasalnya Balai POM di Tarakan sendiri akan memaparkan kegiatan nasional yang dilakukan pada 21 April 2022 mendatang.

Baca Juga :  Pemda Nunukan Tarik Barang Kedaluwarsa dari Toko

Kedatangan tim Balai POM ke Pasar Liem Hie Djung tersebut, kata Nuramila, hanya melakukan pemetaan produk yang banyak dijual di pasaran. Hasil dari survei tersebut nantinya juga akan disampaikan ke pusat.

“Kami belum bilang berbahaya atau tidak, hanya memetakan saja dan melihat kondisi pasar seperti apa,” jelasnya.

Melihat antusias pedagang, tim berharap kegiatan ke depannya dapat berjalan lancar dan pedagang  menjadi pasar yang aman dari bahan berbahaya.

Baca Juga :  Rescue Damkar Nunukan Evakuasi Ular Kobra Masuk Rumah Warga

Sementara itu, salah satu pedagang di pasar Liem Hie Djung, H. Atti, menyambut baik apa yang dilakukan Balai POM Tarakan.

“Dengan kedatangan Balai POM Tarakan yang melakukan survei itu akan sangat baik ketika upaya tersebut dapat disinergikan melalui program pasar aman,” singkatnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *