PPJ Nunukan Capai 6.004 Miliar per Tahun

benuanta.co.id, NUNUKAN –  Pendapatan Asli Daerah (PAD) Nunukan yang bersumber dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebulan menyumbangkan Rp 478 juta. Dalam setahun, pajak daerah bersumber dari PPJ ini berada di angka Rp 6.004 miliar.

Kendati PPJ memiliki kontribusi yang cukup besar setiap tahunnya. Masih banyak Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tak berfungsi normal. Bahkan di beberapa sudut jalan di Nunukan masih terdapat PJU yang mati total.

Manager PLN Rayon Nunukan, Choirul Anwar mengatakan untuk PPJ ini dibebankan kepada masyarakat setiap kali pembelian token listrik sebesar 6 persen.

Baca Juga :  DLH Nunukan Maksimalkan Fungsi Ruang Terbuka Hijau

“Jadi setiap pembelian pulsa atau token listrik ada pemotongan dari pemakaian tagihan tenaga listrik,” Kata Choirul, Jumat (11/2/2022).

Pemotongan PPJ setiap pembelian dari pelanggan langsung masuk ke PLN dan setelah pertengahan bulan baru akan disetorkan ke kas dearah. Pemasukan PPJ melalui token listrik setiap bulannya juga bervariasi mulai, dari Rp 478 juta hingga Rp 438 juta. Jika diakumulatifkan pertahunnya mencapai Rp 6.004 miliar.

Baca Juga :  Jemaah Salat Idulfitri 1447 H Diingatkan Tidak Tinggalkan Sampah Kardus di Masjid

“Rp6.004 miliar ini adalah pelunasan PPJ di kabupaten Nunukan pada tahun 2021  lalu,” jelasnya.

Sedangkan pengguna kWh meter di kabupaten Nunukan sebanyak 41.500 pelanggan, namun lebih dominan masyarakat menggunakan 1.300 va atau 6 amper.

“Selain itu ada 250 pengguna kWh non prabayar, sedangkan yang prabayar 41.250 pelanggan. Kalau industri ada 14 pelanggan,” terangnya.

Baca Juga :  DLH Nunukan Siapkan Jadwal Pengangkutan Sampah Dua Kali Sehari saat Lebaran

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Bagian Pelaksana Perhubungan Darat dan Penerbangan Dishub Nunukan Abdul Mukti menanggapi persoalan keluhan warga, terkait belum optimalnya lampu PJU di wilayah Nunukan.

Abdul Mukti menyebut pemerintah daerah akan berupaya melakukan pembenahan agar PJU dapat berfungsi sesuai manfaatnya.

“Kami juga sudah melakukan berbaikan di beberapa titk, hanya saja tidak sekaligus. Proses perbaikan PJU dilakukan secara bertahap,” singkatnya. (*)

Reporter:  Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *