benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Nunukan menggelar kompetisi olahraga tradisional yang diikuti pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Stadion Sei Bilal, Rabu (8/12/2021).
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari oleh Pemerintah Daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Nunukan.
Ketua panitia kompetisi olahraga tradisional, Hj. Rina Dwi Julianti menyampaikan, setiap sekolah boleh mengirimkan lebih dari satu regu atau tim dalam setiap lomba. Adapun total jumlah sekolah yang mengikuti kompetisi ini sebanyak 21 sekolah, yakni 10 dari SD dan 11 SMP.
Melihat seiring dengan perkembangan jaman yang semakin modern, maka kini semakin banyak pula permainan-permainan yang sangat canggih dan didukung dengan teknologi tinggi. Adanya kompetisi ini juga untuk mengenalkan olahraga tradisional Indonesia yang kaya akan seni dan budaya.
“Berbeda ketika beberapa tahun atau beberapa puluh tahun yang lalu. Ketika kita masih kecil mungkin kita lebih mengenal permainan-permainan tradisional seperti egrang, bakiak, congklak, kelereng, engklek, dan lain-lain,” kata Hj. Rina Dwi Julianti.
Sementara itu, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah mengapresiasi animo pelajar dari tingkat SD dan SMP sangat tinggi terhadap olahraga tradisional.
“Olahraga tradisional ini juga dipertandingkan di tingkat nasional, ini sangat baik. Saya berharap akan ada muncul atlet baru kita di Nunukan,” kata H. Hanafiah.
Menurutnya olahraga tradisional ini harus tetap dijaga dan dilestarikan, melalui dipertandingkan seperti halnya kompetisi ini. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







