benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 50 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Malaysia akibat kebijakan lockdown oleh pemerintah negeri Jiran. Akhirnya bisa kembali ke Indonesia dengan selamat, melalui pintu masuk pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis 22 Juli 2021.
Kepala UPT BP2MI Nunukan Kombes Pol Hotma Victor Sihombing, pemulangan WNI ini awalnya sebanyak 122 orang dan dikabarkan 70 yang akan ke Indonesia. Namun yang datang hari ini hanya 50 orang. Dari 50 orang itu terdiri dari 17 perempuan, sedangkan laki-laki 33 orang.
“Mereka ini adalah WNI yang terjebak tidak bisa pulang karena wilayah Sabah Malaysia itu lockdown. Mereka ini diberikan kesempatan untuk pulang ke Indonesia melalui Kabupaten Nunukan,” Kata Hotma Victor Sihombing kepada benuanta.co.id.
Ketika tiba di Nunukan, 50 WNI juga langsung dilakukan tes PCR. Setelah itu mereka akan menjalani karantina selama 8 hari.
“Mereka juga akan mendapatkan vaksin nantinya, dan setelah ingin dipulangkan maka mereka akan dilakukan PCR lagi baru mereka kita pulangkan,” jelasnya.
Kemungkinan besar WNI yang masuk juga terkendala KTP, dan hanya bermodalkan paspor. Melihat hal tersebut Hotma Victor Sihombing juga akan berkoordinasi kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Kantor Disnakertrans Nunukan, yang tidak memiliki identitas diri seperti KTP nanti akan mendapatkan fasilitas pembuatan KTP.
“Yang datang ke Nunukan hanya bermodal paspor nanti akan kita terbitkan nomor identitas kependudukan (NIK) nya,” terangnya.
Sementara waktu, para WNI tersebut akan ditempatkan di Rusunawa Jalan Ujang Dewa Sedadap, untuk menjalankan isolasi karantina selama 8 hari. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : Yogi Wibawa/Nicky Saputra







