NUNUKAN – Banjir di Kalimantan Utara, juga terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Nunukan. Setidaknya ada 9 kecamatan yang terdampak dan yang terparah di Kecamatan Sembakung.
Dari data yang dihimpun, setiap harinya ada penambahan rumah warga di kecamatan Sembakung terdampak banjir, saat ini bertambah 42 rumah terdampak dengan keseluruhan sebanyak 455 rumah, dengan jumlah kepala keluarga (KK) 614 dan 2.152 jiwa.
Dikatakan Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Abdullah mengatakan, Alhamdulillah air sudah mulai surut, sekira pukul 07.30 Wita ketinggian air mencapai 4,83 M air mulai berangsur surut, Jumat (28/5/2021).
“Air banjir di Sembakung sudah mulai berangsur surut, semoga saja tidak hujan dihulu. Karena air banjir ini sangat lambat suratnya di semangkuk,” jelasnya.
Mengantisipasi baiknya debit air dari wilayah hulu, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura hafid, mengingatkan warga setempat agar tetap waspada kenaikan air. “Saya juga sudah mengintruksikan bagaian ekonomi untuk meminta kepada seluruh perusahaan agar dapat membantu korban terdampak banjir di wilayah masing masing,” kata Laura,
Sedangkan untuk jalan dan jembatan yang rusak yang rusak akibat banjir telah dilaporkan ke Gubernur Kalimantan Utara dan akan menjadi atensi Daerah maupun Provinsi sesuai kewenangan masing-masing. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







