NUNUKAN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Nunukan telah melakukan rapat soal pengendalian transportasi laut menjelang pasca peniadaan mudik Hari Raya idul Fitri 2021, Rabu 5 Mei 2021.
Penanggungjawab Lalulintas Angkutan Laut KSOP Nunukan Agustinus Bura, mengatakan pihaknya telah membentuk posko pengendalian transportasi untuk angkutan mudik ditiga lokasi, satunya di Tanah Merah, Tunon Taka dan sungai Jepun. Posko ini tergantung dari instansi terkait seperti polisi, dishub, KKP Nunukan, tim gugus tugas, TNI, dan beberapa instansi terkait.
“Dari gabungan instansi terkait itu akan ada sekitar 100 orang personil yang akan dikerahkan,” kata Agustinus Bura, kepada benuanta.co.id.
Lanjut dia dari hasil rapat itu, semua pihak telah mendukung dari surat edaran pemerintah terhadap larangan mudik. Pengecualian jika terjadi urgensi, seperti orang sakit dan lainnya.
Agustinus Bura juga berharap agar ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan pemerintah. “Kalau mau berangkat itu harus yang memang penting jangan memaksa diri untuk berangkat, kita tahu sendiri makin hari penyebaran covid-19 bertambah, kita harus antisipasi hal itu. Jadi, lebih baik gunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan keluarga, kalau bisa jangan mudik,” jelasnya.
Untuk barang yang menggunakan transportasi laut tetap beroperasi hingga menjelang hari raya Idul Fitri. “Sembako kita masih berjalan rutin,” terangnya.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







