Musim Penghujan, Warga Nunukan Selatan Diminta Waspada DBD

NUNUKAN – Warga Nunukan Selatan diminta waspada terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terus meningkat belakangan ini. Hal itu dijelaskan langsung oleh Kepala Puskemas Nunukan Selatan, dr Evi Maryani.
Diterangkannya, musim penghujan yang terus terjadi beberapa hari ini bisa menyebabkan meningkatnya DBD. Terlebih kasus DBD terus mengalami peningkatan pada sejak memasuki tahun 2021. Hingga 19 Maret 2021 misalnya, data Puskemas Nunukan Selatan mencatat peningkatan kasus DBD mencapai 7 kasus.

Baca Juga :  PWI Nunukan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

” Sebanyak 7 kasus ini terdiri dari Kelurahan Nunukan Selatan 6 dan 1 kasus ada di Kelurahan Mansapa,” kata Evi Maryani kepada benuanta.co.id pada Jumat, 19 Maret 2021.

Tahap pencegahan pun langsung dilakukan pihaknya agar jumlah kasus DBD ditekan sedini mungkin. Salah satunya dengen pembagian Abate, pemantauan jentik, maupun sosialisasi untuk mencegah DBD. Warga Nunukan Selatan juga diminta menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan asupan gizi yang seimbang.

Baca Juga :  Pasien Rujuk ke Luar Nunukan Diklaim Menurun

Tak hanya itu, warga juga diharapkan rutin melakukan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur barang bekas. Selain itu, pencegahan DBD juga dapat dilakukan dengan menanam tanaman yang dihindari nyamuk seperti tanaman serai, lapender bahkan memelihara ikan cupang yang memakan jentik.

“Dalam pencegahan DBD ini tidak bisa kami lakukan sendiri, tapi butuh peran masyarakat untuk bersama melakukan memutus mata rantai penyebaran jentik-jentik nyamuk, dan tetap menjaga pola hidup bersih,” jelasnya. (*)

Baca Juga :  27 Warga Desa Sungai Pancang Terima BLT Triwulan I Sebesar Rp 450 Ribu per Orang

Reporter: Darmawan

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *