Pemkab Nunukan Apresiasi Lomba Cipta dan Baca Puisi, M. Amin: Ini Bentuk Kreatifitas dan Aktualisasi Diri

NUNUKAN – Plt. Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad, S.E., M.T. yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nunukan, Muhammad Amin, SH, membuka secara resmi acara final lomba cipta dan baca puisi di Kabupaten Nunukan, yang diselenggarakan di kantor Bupati Nunukan lantai 5, Ahad 08 November 2020.

Dikatakan Muhammad Amin, SH dalam sambutannya, keberhasilan pembangunan di sebuah daerah tidak hanya diukur dari kuantitas pembangunan fisik dan infrastruktur semata, namun keberhasilan pembangunan mental dan spiritual juga sangat berpengaruh dan menentukan berhasil atau tidaknya keberhasilan pembangunan secara keseluruhan sebuah wilayah tersebut.

Baca Juga :  Rescue Damkar Nunukan Evakuasi Ular Kobra Masuk Rumah Warga

Pembangunan mental dan spiritual itu bisa diwujudkan dalam banyak hal, mulai dari kegiatan informal, keagamaan, pendidikan formal dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pemerintah daerah sendiri hingga saat ini terus mendorong dan mendukung berbagai kegiatan yang membawa nilai positif terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Pemerintah daerah Kabupaten Nunukan memberikan apresiasi dan terimakasih kepada segenap panitia dalam hal ini, himapen Samarinda dan HKBMN Kota Tarakan yang telah merencanakan dan melaksanakan kegiatan ini. Hal ini adalah wujud kreatifitas dan kepedulian masyarakat untuk mengaktualisasikan diri dalam bentuk karya puisi,” kata Muhammad Amin, SH.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Kayan 2026, Polres Nunukan Siapkan 14 Pos Pengamanan dan Pelayanan

Ini juga dinilai sebagai pengembangan dari pengayaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang karya sastra puisi. Karena puisi adalah salah satu bentuk karya sastra sebagai ungkapan dari perasaan yang terikat matra, rima, penyusunan lirik, dan bait. Isinya penuh makna dengan bahasa yang dipakai cukup indah, sehingga selain dapat dinikmati keindahan kata dan intonasinya, puisi juga mampu penyampai pesan.

“Saya berharap kiranya dengan puisi kita sebagai generasi muda dapat terus menggelorakan semangat sumpah pemuda. Banyak perjuangan yang telah dilakukan oleh para tokoh pemuda di tahun 1928 yang bisa menjadi sumber inspirasi untuk tetap menjaga nilai – nilai nasionalisme hingga saat ini,” jelasnya.

Baca Juga :  PWI Nunukan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Dia juga berharap kegiatan ini dapat terus berkesinambungan sehingga terlihat semangat yang terus terjaga dan berkelanjutan. Untuk peserta ia juga mengucapkan selamat kepada semuanya yang telah sampai di tahapan ini. “Jadikan momen ini berharga untuk mengasah kemampuan kalian untuk menciptakan dan membaca puisi dengan baik,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Darmawan
Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *