Pemkab Dorong Penambahan Kuota Barang Subsidi untuk Warga Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus mendorong penambahan kuota subsidi, khususnya untuk energi dan bahan pokok, guna membantu meringankan beban masyarakat di wilayah perbatasan yang kerap menghadapi keterbatasan pasokan.

Pj Sekertaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan mengungkapkan, pihaknya telah mengusulkan penambahan kuota subsidi kepada pemerintah pusat melalui jalur koordinasi resmi.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nunukan terus meningkat, sementara kuota subsidi yang tersedia saat ini dinilai belum mampu mencukupi kebutuhan di lapangan.

“Sebagai daerah perbatasan, Nunukan memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi. Oleh karena itu, kami mendorong adanya penambahan kuota subsidi agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar,” ungkap Iwan pada Jumat, (10/04/26).

Ia menjelaskan, keterbatasan kuota seringkali menyebabkan kelangkaan barang subsidi, terutama pada momen tertentu. Kondisi ini berpotensi memicu kenaikan harga yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Selain mengusulkan penambahan kuota, Pemkab Nunukan juga terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Iwan menambahkan, pemerintah daerah siap menyampaikan data dan kajian pendukung sebagai bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menetapkan kebijakan penambahan kuota subsidi.

“Harapan kami, dengan adanya tambahan kuota, distribusi bisa lebih merata dan masyarakat dapat mengakses kebutuhan dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Pemkab Nunukan berharap usulan tersebut dapat segera ditindaklanjuti, sehingga stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan tetap terjaga.

Meski demikian, Pemkab Nunukan juga terus memperkuat peran koordinatif dengan Pertamina dan pengelola SPBU guna memastikan distribusi tetap terkendali dan merata.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina dan SPBU agar distribusi tetap lancar, sehingga tidak terjadi keterlambatan yang bisa berdampak pada kelangkaan BBM di Nunukan,” tutupnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *