DPRD Nunukan Sidak RSUD, Soroti Layanan hingga Kekurangan Tenaga Medis

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan melalui tim monitoring melakukan kunjungan kerja ke RSUD Nunukan, Selasa (31/03/226). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan langsung terhadap kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

Kedatangan rombongan DPRD disambut oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Nunukan, Andi Bau Tune Mangkau, yang memaparkan kondisi terkini rumah sakit, mulai dari capaian pelayanan hingga berbagai tantangan yang masih dihadapi.

Dalam kegiatan tersebut, tim DPRD menyoroti sejumlah aspek penting, seperti keterbatasan tenaga medis, kelengkapan sarana dan prasarana, serta efektivitas penggunaan anggaran. Monitoring ini dilakukan guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, merata, dan sesuai standar yang ditetapkan.

“Kami terus melakukan pembenahan, baik dari sisi pelayanan maupun manajemen internal, agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak, cepat, dan berkualitas,” ujar Andi Bau Tune Mangkau pada Rabu (01/04/2026).

Ia juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah dan DPRD sangat dibutuhkan, terutama dalam pemenuhan fasilitas dan tenaga kesehatan. Menurutnya, RSUD Nunukan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan, sehingga sinergi lintas sektor menjadi kunci utama.

Sementara itu, Ketua Tim Monitoring DPRD Nunukan, Andi Mariyati, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen DPRD dalam memastikan pelayanan publik berjalan maksimal.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa hambatan. Dari hasil monitoring, memang sudah ada perbaikan, tetapi masih perlu ditingkatkan, terutama pada fasilitas, ketersediaan tenaga medis, dan responsivitas pelayanan,” ungkapnya.

Selain meninjau langsung kondisi layanan, tim DPRD juga menggali informasi terkait ketersediaan obat-obatan, kesiapan fasilitas, hingga kualitas layanan bagi pasien rawat inap maupun rawat jalan. Transparansi dalam pengelolaan anggaran turut menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut.

Andi Maryati menambahkan bahwa, hasil kunjungan ini akan menjadi bahan rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah agar langkah perbaikan dapat dilakukan secara konkret dan terukur.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, pihak RSUD Nunukan menyatakan kesiapan untuk terus berbenah dan terbuka terhadap evaluasi demi peningkatan kualitas layanan.

“Kami siap menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan, terutama yang berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat,” tegas Andi Bau.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan pihak rumah sakit, sehingga mutu layanan kesehatan di Kabupaten Nunukan dapat terus meningkat dan menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *