benuanta.co.id, NUNUKAN – Menanggapi penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 oleh Bupati Nunukan, Ketua DPRD Nunukan, Hj. Leppa, menegaskan laporan tersebut masih berada pada tahap awal pembahasan.
“LKPJ ini baru tahap awal. Selanjutnya, DPRD akan membahasnya secara lebih mendalam. Dari capaian kerja yang disampaikan, ada program yang sudah mencapai 100 persen, namun ada juga yang masih perlu ditindaklanjuti. Kami akan menelaah kembali laporan ini,” ungkap Hj. Leppa saat ditemui, Jumat (27/03/26).
Senada dengan itu, Anggota DPRD Nunukan, Hamsing, menyampaikan pihaknya akan melakukan peninjauan langsung terhadap realisasi program di lapangan.
“Kami akan melakukan monitoring LKPJ di empat daerah pemilihan (dapil) dalam waktu dekat. Setelah itu, hasil monitoring akan disampaikan kembali dalam rapat paripurna, lengkap dengan rekomendasi DPRD,” jelasnya.
Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, menambahkan, LKPJ yang disampaikan oleh Bupati masih bersifat sementara dan perlu diverifikasi lebih lanjut.
“Monitoring dilakukan untuk memastikan data di lapangan sesuai dengan laporan Bupati. Dari grafik yang kami lihat, banyak program telah menunjukkan pencapaian positif, misalnya penurunan angka kemiskinan, serta beberapa program lain yang sudah terealisasi hingga 100 persen,” ungkapnya.
Melalui mekanisme ini, DPRD berharap dapat memberikan masukan yang konkret guna memastikan seluruh program pemerintah daerah berjalan efektif dan tepat sasaran, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perencanaan di tahun-tahun berikutnya. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Endah Agustina







