benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebagian masyarakat Nunukan memanfaatkan momen libur Hari Raya Idulfitri untuk mengunjungi Pulau Sebatik.
Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas penyeberangan di dermaga tradisional Sei Jepun yang tampak dipadati warga.
Sejak pagi hari, antrean penumpang terlihat di Dermaga Sei Jepun yang hendak menyeberang menuju Dermaga Mantikas. Mereka memanfaatkan perahu-perahu tradisional sebagai sarana transportasi utama untuk menuju wilayah Sebatik.
Padatnya penyeberangan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan waktu libur Lebaran bersama keluarga, sekaligus menikmati destinasi yang ada di wilayah perbatasan tersebut.
Rahmi, salah satu warga Nunukan, mengaku memilih berlibur ke Sebatik bersama keluarganya. Selain untuk bersilaturahmi, ia juga ingin mengajak anak-anaknya menikmati suasana liburan.
“Kami ke Sebatik untuk silaturahmi dengan keluarga sekaligus mengisi libur sekolah anak-anak. Rencananya juga mau berkunjung ke Tugu Perbatasan Indonesia–Malaysia,” ujar Rahmi pada Senin (23/03/26).
Pulau Sebatik sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia yang memiliki daya tarik tersendiri, terutama ikon tugu perbatasan yang kerap menjadi tujuan wisata warga saat libur panjang.
Peningkatan jumlah penumpang di jalur penyeberangan tradisional ini diperkirakan akan terus terjadi hingga akhir masa libur Lebaran.
Petugas setempat pun mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







