Gerakan Pangan Murah DKPP Nunukan Diserbu Warga di Alun-alun

benuanta.co.id, NUNUKAN – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan berlangsung tertib, aman, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Alun-Alun Nunukan, Rabu (11/3/2026).

Sejak pagi, warga memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Beberapa komoditas yang ditawarkan antara lain beras Ikan Terbang kemasan 5 kilogram seharga Rp79.000, telur Rp61.000 per rak, gula Rp14.000 per kilogram, minyak goreng Viola Rp15.000 per botol, minyak goreng Malaysia Rp18.000 per bungkus, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, serta bawang putih Rp27.000 per kilogram.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Banjir di Nunukan Berakhir, 4 Ribu Kepala Keluarga Dipastikan Terima Logistik

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Wiwin Indrayanti, mengatakan pada kegiatan tersebut pihaknya menyiapkan sekitar 5,6 ton bahan pangan untuk masyarakat.

“Total sembako yang kami bawa hari ini sekitar 5,6 ton, terdiri dari beras 1.500 kilogram, gula 700 kilogram, minyak goreng 1.000 kilogram, tepung terigu 1.000 kilogram, telur 1.600 kilogram, bawang merah 50 kilogram, dan bawang putih 50 kilogram,” ungkap Wiwin pada Rabu (11/03/26).

Baca Juga :  Joned: Hubungan Bupati Nunukan dan Wakilnya Tetap Baik

Menurut Wiwin, dari tujuh komoditas yang disediakan, gula, bawang merah, dan telur menjadi produk yang paling banyak diminati masyarakat. Bahkan, stok gula dan bawang merah habis lebih cepat, sementara telur tersisa dalam jumlah terbatas.

Ia berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ketika harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang HBKN yang biasanya diikuti kenaikan harga,” katanya.

Baca Juga :  36 Paket Zakat Profesi Disalurkan di Pulau Sebatik Timur

Wiwin menambahkan menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini, pemerintah daerah hanya menggelar dua kali kegiatan Gerakan Pangan Murah, yakni pada awal Ramadan dan menjelang Lebaran.

“Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah karena bertujuan menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar nasional,” tutupnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *