benuanta.co.id, NUNUKAN– Setelah melalui proses pemilahan logistik bantuan berdasarkan data korban bencana banjir di masing-masing desa dan RT, tim pendistribusian bantuan di Kecamatan Sembakung bergerak melakukan mobilisasi logistik ke sejumlah wilayah terdampak.
Kasubid Informasi BPBD Nunukan, Muhammad Basir mengatakan, untuk mempercepat proses penyaluran bantuan, petugas pendistribusian dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lebih efektif serta mampu menjangkau seluruh titik wilayah terdampak secara merata,” kata Basir.
Mobilisasi logistik bantuan dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur sungai dan jalur darat. Kendaraan roda empat digunakan untuk menjangkau wilayah yang masih dapat diakses melalui jalan darat, sementara perahu dimanfaatkan untuk wilayah yang hanya dapat dijangkau melalui jalur sungai akibat genangan banjir.
Pola distribusi ini menyesuaikan dengan kondisi geografis dan akses menuju desa-desa terdampak di Kecamatan Sembakung. Proses pendistribusian logistik telah dilaksanakan sejak tanggal 4 hingga 5 Maret 2026, dengan sasaran sejumlah desa terdampak banjir, di antaranya Desa Lubakan, Desa Manuk Bungkul, Desa Atap, Desa Tagul, Desa Tujung, dan Desa Pagar.
Seluruh proses distribusi dilakukan dengan prinsip cepat, tepat sasaran, dan teliti, agar bantuan dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Petugas dari BPBD Kabupaten Nunukan, KSB, Tagana, Destana, serta para relawan guna memastikan seluruh logistik dapat tersalurkan.
Selain fokus pada pengiriman bantuan secara fisik, para petugas juga melakukan pencatatan dan pelengkapan dokumen administrasi sebagai bukti penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima. Hal ini penting untuk memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam proses distribusi bantuan bencana.
“Dengan sinergi berbagai pihak yang terlibat, diharapkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Sembakung dapat tersalurkan secara merata, tepat sasaran, dan tepat waktu,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







