benuanta.co.id, NUNUKAN – Akibat ambruknya jembatan penghubung yang sering digunakan oleh anak sekolah dan warga, Polsek Sebatik Barat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga sekitar gotong royong membuat jembatan darurat di Jl. Sinta RT 14 Desa Sungai Limau Kecamatan Sebatik tengah pada Jumat (7/11).
Kasi Humas Polres Nunukan, IPDA Sunarwan menerangkan jembatan yang ambruk adalah jalan yang dilewati oleh masyarakat sehari-hari untuk beraktifitas.
”Karena jalan tersebut tidak memiliki jalan alternatif lain, maka secara swadaya Polsek beserta masyarakat lakukan pembuatan jembatan darurat untuk warga dan utamanya pelajar yang ingin bersekolah begitupun pejalan kaki dan ranmor R2,” ungkap Sunarwan, Sabtu (8/11).
Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu pengangkutan kayu untuk digunakan pancang jembatan, penebangan pohon kelapa untuk dijadikan akses jalan sementara untuk warga, pembuatan jembatan dengan panjang sekitar 9 meter, dan lebar sekitar 4 meter dengan bahan kayu dan timbunan tanah.
Sunarwan menerangkan, sarana dan prasarana yang digunakan 1 Unit alat berat Excavator SA 09, 1 unit mesin chainsaw (pemotong kayu), papan kayu, batang kelapa, tali, kayu ulin, cangkul, parang dan sebagainya.
Dengan putusnya akses jalan l, kata Sunarwan, maka warga dan pelajar berjalan kaki hingga 1 KM menyebrangi anak sungai dengan kedalaman 50 cm.
”Maka dari itu warga bersama Personel Polsek dan instansi terkait melaksanakan kerja bhakti untuk membuat jembatan darurat sementara sambil menunggu perbaikan Jembatan dan Jalan dari Dinas PU Kab. Nunukan yang sudah ditinjau bersama aparat Desa setempat,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan kerja bakti tersebut sebagai bentuk kepedulian Polsek Sebatik Barat kepada masyarakat dalam hal tanggap bencana yang terjadi di wilayah hukum Polsek Sebatik Barat. Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya masyarakat dengan Polsek Sebatik Barat.
Sunarwan berharap dengan adanya jembatan alternatif ini, bisa membantu masyarakat untuk dapat beraktifitas seperti semula, begitupun untuk anak – anak yang ingin melakukan perjalanan menuju sekolahnya masing – masing. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







